kumparan
3 Jun 2018 23:04 WIB

Gol Neymar dan Firmino Menangkan Brasil atas Kroasia

Selebrasi gol Neymar vs Kroasia. (Foto: REUTERS/Andrew Yates)
Jelang perhelatan Piala Dunia 2018, uji tanding menjadi hal yang masif, terutama bagi mereka yang ikut berlaga di Rusia. Pertandingan ini pula yang dilakoni oleh Timnas Brasil dan Timnas Kroasia di Anfield Stadium, Inggris, pada Minggu (3/6/2018) malam WIB.
ADVERTISEMENT
Tite mengusung formasi 4-3-3 sebagai pakem dasar di uji tanding kali ini. Kokohnya lini pertahanan mereka bertumpu pada Danilo, Thiago Silva, Miranda, dan Marcelo. Pelatih yang juga dikenal sebagai sosok yang mengembalikan sepak bola Timnas Brasil kepada gaya permainan jogo bonito ini memutuskan untuk memainkan Fernandinho ketimbang Neymar.
Keempatnya bakal diadu dengan ketajaman lini serang Kroasia yang mengandalkan Andrej Kramaric sebagai penyerang tunggal dan disokong oleh trio Ivan Perisic, Luka Modric, dan Ante Rebic. Di pertandingan ini, Kroasia pun menggunakan skema dasar empat bek. Perbedaannya, Zlatko Dalic memilih untuk bermain dalam formasi dasari 4-2-3-1.
Hanya karena Brasil difavoritkan sebagai salah satu calon kuat juara Piala Dunia 2018, bukan berarti Kroasia bertanding layaknya tim inferior. Sepanjang 20 menit pertama, Kroasia berhasil merepotkan lini pertahanan Brasil.
ADVERTISEMENT
Pada menit 13, misalnya. Memanfaatkan situasi bola mati, Dejan Lovren menyambut sepakan tendangan sudut dengan sundulan ke arah gawang. Sayangnya, tembakan itu masih melebar dari gawang dan gagal berbuah keunggulan pertama.
Dua menit berselang dari peluang yang dibukukan penggawa Liverpool tersebut, permainan Kroasia kembali merepotkan Brasil. Umpan Miranda bisa dipotong oleh Modric yang kemudian diteruskan lewat tembakan mendatar Kramaric. Alisson Becker yang mengawal gawang Brasil masih sanggup menangkap bola dan menyelamatkan timnya dari kebobolan gol pertama.
Dampak Philippe Coutinho dalam upaya Brasil membangun serangan terlihat di menit 25. Kredit patut diberikan atas keberhasilannya mengelabui tembok pertahanan Kroasia dan merangsek masuk ke wilayah pertahanan lawan. Sayangnya, eksekusi tembakannya masih melambung di atas mistar gawang.
ADVERTISEMENT
Di pengujung babak pertama, Kroasia kembali menunjukkan taringnya. Kali ini, giliran Ivan Rakitic yang menjadi aktor. Rakitic berhasil mengangkat bola melewati garis pertahanan Brasil dan diteruskan kepada Rebic. Becker kembali menggagalkan peluang ini, skor bertahan 0-0 hingga turun minum.
Uji tanding Brasil vs Kroasia. (Foto: Reuters/Andrew Boyers)
Memasuki babak kedua, kedua pelatih melakukan sejumlah pergantian pemain. Neymar masuk menggantikan Fernandinho. Harapannya, Brasil memiliki amunisi terbaik untuk menggempur area pertahanan lawan.
Keputusan Tite benar-benar jitu. Di menit 69, Neymar berhasil memecah kebuntuan. Proses golnya bermula dari umpan Willian kepada Coutinho yang diteruskan kepada Neymar.
Lantas, aksi individiual yang mewujud dalam gocekan khas pesepak bola Brasil sukses mengelabui dan mematikan perlawanan duet Vrsaljko dan Kovacic. Terbebas dari pengawalan dua algojo lawan, Neymar melepaskan tembakan dari jarak dekat yang tak sanggup diamankan oleh penjaga gawang Kroasia. Untuk sementara, Brasil unggul 1-0 atas Kroasia.
ADVERTISEMENT
Masuknya Neymar ibarat nyawa baru bagi permainan Brasil. Setelah gol pertamanya tadi, andalan Paris-Saint Germain ini berkali-kali menginisiasi serangan yang menyulitkan permainan Kroasia. Di babak perpanjangan waktu, Brasil menggandakan keunggulannya. Kerja sama efektif antara Casemiro dan Roberto Firmino membawa Brasil menutup laga dengan kemenangan 2-0.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan