kumparan
16 Sep 2018 1:07 WIB

Gol Tunggal Insigne Menangkan Napoli atas Fiorentina

Bartlomiej Dragowski gagalkan upaya Insigne menjebol gawang Fiorentina. (Foto: REUTERS/Ciro De Luca)
Pekan keempat Serie A 2018/19 milik Napoli berakhir manis. Di Stadio Sao Paolo pada Sabtu (15/9/2018), anak-anak asuh Carlo Ancelotti merengkuh kemenangan 1-0 atas Fiorentina. Gol tunggal Lorenzo Insigne pada menit 79 sudah cukup untuk mengganjar Napoli dengan tiga poin.
ADVERTISEMENT
Carlo Ancelotti memasuki laga dengan formasi 4-3-3. Trio Jose Callejon-Dries Mertens-Lorenzo Insigne mengemban tugas sebagai ujung-ujung tombak serangan. Fiorentina yang turun lapangan juga dengan mengusung skema dasar 4-3-3, mengandalkan Valentin Eysseric-Giovanni Simeone-Federico Chiesa sebagai penjebol gawang lawan yang dikawal oleh Orestis Karnezis.
Secara keseluruhan, laga pertama tak berjalan dengan kelewat timpang. Dari segi penguasaan bola, Napoli hanya memenangi 52,8%. Di sisi agresivitas, Napoli memang lebih dominan, tapi perbedaannya juga tak mencolok. Bila Napoli melepaskan 9 upaya tembakan, Fiorentina melesakkan 6 tembakan. Begitu pula dengan aksi defensif kedua tim yang ditunjukkan dengan masing-masing 7 upaya tekel.
Yang menjadi masalah bagi Napoli, pemain-pemain lawannya itu tahu betul bagaimana meredam serangan. Dibandingkan terburu-buru merebut keunggulan dengan melepaskan rangkaian serangan menusuk sejak awal laga, Fiorentina lebih suka untuk menyebar pemainnya di area permainan sendiri untuk menggagalkan serangan Napoli yang penyelesaian akhirnya banyak bergantung pada Insigne. Nama ini menjadi sosok yang paling banyak melepaskan upaya tembakan di sepanjang paruh pertama. Total, ia melesakkan 5 tembakan, dengan 2 di antaranya mengarah ke gawang.
ADVERTISEMENT
Peruntungan Napoli belum tampak di awal-awal babak kedua. Setidaknya sampai pertandingan berjalan hingga menit 56, Marek Hamsik dan Allan menjadi dua pemain Napoli yang berfungsi sebagai pengalir bola. Bila Hamsik melepaskan 44 umpan, maka Allan memberikan 42 umpan.
Pada menit 56, akhirnya satu peluang emas berhasil diciptakan oleh Mertens. Prosesnya bermula dari umpan yang dikirim oleh Mario Rui. Sayangnya, tembakan dari luar kotak penalti itu masih melebar dari gawang dan belum sanggup memberikan keunggulan pertama bagi Napoli.
Selang satu menit kemudian, giliran Fiorentina yang mengancam gawang Napoli. Eysseric melesakkan sundulan dari kotak penalti usai menerima umpan dari Chiesa. Serupa dengan percobaan Napoli tadi, upaya ini juga belum berhasil memberikan Fiorentina angka pertama.
ADVERTISEMENT
Pada menit 58, Carlo Ancelotti melakukan pergantian pemain pertama di laga ini. Adalah Mertens yang ditarik keluar dan digantikan oleh Arek Milik. Di menit 60-an awal, setidaknya ada tiga peluang tambahan yang dibuat oleh Napoli.
Yang pertama, lewat sepakan Insigne di menit 61. Yang kedua pada menit 63, lewat tembakan Piotr Zielinski yang diawali dengan aksi individual melewati kepungan pemain lawan di dua area di kotak penalti. Peluang ketiga muncul di menit 64, kembali lewat sepakan Insigne. Bila peluang pertama berhasil dimentahkan oleh kiper, maka peluang kedua belum berhasil membuahkan gol karena melewati mistar gawang. Sementara yang ketiga hanya sanggup menghantam bagian luar gawang.
Insigne merayakan golnya ke gawang Fiorentina bersama Marcus Rog. (Foto: REUTERS/Ciro De Luca)
Efektivitas pertahanan Fiorentina memang patut diberikan kredit, setidaknya sampai menit 70-an. Kecenderungan mereka untuk mengepung pemain lawan yang menguasai bola sanggup memutus serangan. Bila diperhatikan, pemain Napoli yang menguasai bola tidak hanya dikawal oleh satu pemain, tapi dua hingga tiga pemain. Itu belum ditambah dengan kedisiplinan pemain Fiorentina untuk mengawal rekan terdekat dari si pembawa bola.
ADVERTISEMENT
Akibatnya, pemain-pemain Napoli boleh saja melakukan manuver menggiring bola melewati halangan pemain. Namun, begitu hendak mencapai kotak penalti, jejalin serangan mereka terputus akibat diblok pemain bertahan. Karena penumpukan pemain dan kawalan ketat ini, pemain-pemain Napoli cenderung melepaskan percobaan dengan tembakan jarak jauh.
Namun demikian, kebuntuan Napoli akhirnya pecah di menit 79 berkat lesakan Insigne. Ancelotti membuktikan betapa tepat keputusannya untuk memasukkan Milik. Gol Insigne ini diawali dengan kepiawaian Milik melewati kepungan pemain lawan. Aksi individunya ini bukan aksi yang egois. Alih-alih memaksakan diri mencetak gol, ia melepaskan assist yang dapat diterima dengan baik oleh Insigne dan berbuah keunggulan 1-0 untuk tim tuan rumah.
Setelah gol pertama itu, Napoli tak mengendurkan tekanan. Serangan demi serangan dibangun untuk menggandakan keunggulan, untuk mengamankan diri dari gol penyama kedudukan yang bisa saja dicetak lawan dan menggagalkan kemenangan mereka. Salah satu yang paling berbahaya muncul di injury time.
ADVERTISEMENT
Lagi-lagi kerja sama Rui dan Zielinski menjadi ancaman bagi lawan. Kali ini, Rui sanggup memanfaatkan kecepatannya untuk melepaskan diri dari penjagaan pemain bertahan Fiorentina. Sayangnya, penyelesaian akhir Zielinski dari tengah kotak penalti menggagalkan asa Napoli untuk menambah keunggulan. Alhasil, hingga peluit tanda pertandingan usai, keunggulan 1-0 untuk Napoli tetap bertahan.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan