Pencarian populer

Imbang dengan Brugge, Atletico Gagal Jadi Juara Grup A

Club Bruges vs Atletico Madrid. (Foto: REUTERS/Francois Lenoir)

Atletico Madrid gagal menutup laga pamungkas Grup A sebagai pemenang. Bersua Club Brugge di Stadion Jan Bredyel, Rabu (12/12/2018) dini hari WIB, Los Rojiblancos bermain imbang 0-0.

Atas hasil itu, Atletico gagal mempertahankan puncak klasemen karena pada laga lainnya, Borussia Dortmund mampu meraup tripoin di markas AC Monaco, sedangkan Brugge tertahan di peringkat ketiga dengan koleksi 6 poin.

Dalam formasi 4-5-1, Diego Simeone memainkan Antoine Griezmann di lini depan Atletico. Pemain asal Prancis itu ditopang oleh Thomas Partey, Rodrigo, Koke, Thomas Lemar, dan Gelson Martins. Menyoal pertahanan, Diego Godin dan Francisco Montero mendapatkan kepercayaan dari Simeone.

Di kubu Brugge, Ivan Leko memakai pola 3-5-2. Leko memercayakan pos depan kepada Wesley dan Lois Openda. Trio Hans Vanaken, Marvelous Nakamba, dan Ruud Vormer, mendapatkan kepercayaan dari Leko untuk mengisi lini tengah Brugge. Ketiga pemain itu diapit oleh Sofyan Amrabat dan Cyril Ngonge.

Dengan komposisi pemain yang lebih mewah, tak sulit bagi Atletico untuk memegang kendali permainan. Lihat saja statistik laga sepanjang 45 menit pertama, skuat asuhan Simeone mampu menguasai 57% permainan dan melepaskan 8 percobaan.

Kendati begitu, Atletico kesulitan untuk mencetak gol. Keputusan Leko menerapkan blok rendah plus menumpuk banyak pemain di sekitar kotak penalti menjadi penyebabnya. Untuk menyiasati kebuntuan, pemain Atletico rajin melepaskan tembakan dari luar kotak penalti. Ambil contoh upaya dilakukan Griezmann pada pertengahan babak pertama, tetapi bola masih dapat ditepis kiper.

Brugge bukan tanpa peluang. Dengan mengandalkan skema serangan balik, skuat auhan Leko itu berkali-kali meneror pertahanan Atletico. Pada menit 13, Stefano Denswil mampu melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti. Sayangnya, bola meluncur tipis di atas mistar.

Menginjak menit 24, Atletico nyaris membuka keunggulan manakala sepakan jarak jauh Griezmann gagal ditepi kiper Ethan Horvath. Alhasil, sampai babak pertama tamat, skor kacamata tak berubah.

Selepas jeda, gelombang ancaman Atletico terus mengalir. Mulai dari tembakan Saul Niguez yang melenceng tipis di samping mistar sampai Koke yang memaksa kiper Horvarth melakukan penyelamat. Tapi, tak ada satu pun yang berujung gol.

Menginjak menit 60, Simeone langsung memasukkan dua pemain, Angel Correa dan Vitolo. Masuknya kedua pemain itu nyatanya tak berdampak banyak. Serangan yang dilancarkan Atletico selalu berakhir dengan kegagalan. Untuk menambah daya ledak, Nikola Kalinic dimasukkan.

Oke, daya gempur Atletico semakin besar, tetapi tekanan intens mereka tak ada yang membuahkan hasil. Faktor penyebabnya apalagi kalau bukan kokohnya pertahanan Brugge. Dengan menggunakan banyak pemain, Brugge mampu menjaga gawangnya dari kebobolan. Skor 0-0 pun bertahan sampai laga usai.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: web: