Pencarian populer

Indonesia Segrup dengan Malaysia di Pra-Piala Dunia 2022

Pemain timnas Indonesia menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya saat pertandingan persahabatan melawan timnas Vanuatu di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (15/6). Foto: ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A
Terjawab sudah kepastian grup Timnas Indonesia di Pra (kualifikasi) Piala Dunia 2022. Melalui undian yang berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia, Rabu (17/7/2019), Indonesia masuk ke dalam grup yang dihuni mayoritas negara ASEAN.
ADVERTISEMENT
Skuat 'Garuda' tergabung di Grup G bersama Uni Emirat Arab, Vietnam, Thailand, dan Malaysia. Pertandingan pada fase kualifikasi kedua ini akan berlangsung pada 5 September 2019 sampai 9 Juni 2020.
Masing-masing juara grup dan empat runner-up terbaik akan melaju ke putaran ketiga sekaligus dipastikan lolos ke putaran final Piala Asia 2023.
Bagi Timnas Indonesia, ini merupakan kualifikasi perdana usai terbebas dari sanksi FIFA pada 2015 lalu. Karena sanksi itu pula, Indonesia harus absen menjalani kualifikasi Piala Dunia 2018.
Pelatuh timnas Indonesia Simon McMenemy usai pertandingan persahabatan melawan Vanuatu di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (15/6). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
Menjelang kualifikasi Piala Dunia 2022, keriuhan sempat mengemuka menyusul penempatan grup undian atau pot untuk Indonesia. Skuat asuhan Simon McMenemy sebelumnya ditempatkan pada pot 4 merujuk kepada ranking FIFA pada Mei 2019.
ADVERTISEMENT
Kendati demikian, posisi pot Indonesia harus turun satu peringkat menyusul kekalahan dari Yordania dalam laga uji tanding resmi pada 11 Juni lalu. Tergusurnya Indonesia ke posisi grup undian buncit juga tak lepas dari naiknya Malaysia dalam ranking FIFA yang dirilis per Juni lalu.
Malaysia merangsek ke posisi 159 menyusul dua kemenangan atas Timor Leste pada babak pertama kualifikasi Piala Dunia 2022. Sedangkan, Indonesia turun satu peringkat ke posisi 160.
Pada kualifikasi Piala Dunia 2014, Timnas Indonesia hanya mampu melaju hingga babak kedua. Tergabung bersama Iran, Qatar, dan Bahrain, Indonesia yang kala itu dilatih Wim Risjbergen, mengakhiri seluruh laga dengan kekalahan sehingga terpuruk di posisi terakhir tanpa poin.
ADVERTISEMENT
Sepanjang sejarah, Indonesia pernah lolos ke Piala Dunia 1938, tetapi ketika itu masih mengusung nama Hindia Belanda. Sedangkan, pencapaian terbaik di fase kualifikasi ialah dengan menjejak babak semifinal pada edisi Piala Dunia 1986.
Ketika itu, Indonesia berhadapan dengan raksasa Asia, Korea Selatan, dalam pertandingan dua leg. Langkah Timnas Indonesia pun terhenti setelah kalah 0-2 di Jakarta, dan remuk 1-4 kala melakoni laga tandang.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan dan Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.81