kumparan
14 Feb 2019 0:14 WIB

Inter Milan Cabut Ban Kapten dari Mauro Icardi

Striker Inter Milan, Mauro Icardi. Foto: MARCO BERTORELLO/AFP
Sosok kapten di Inter Milan terus berganti selepas Javier Zanetti pensiun pada 2014. Klub beralias I Nerazzurri sempat mencopot jabatan tersebut dari Andrea Ranocchia dan kini melakukan hal serupa terhadap Mauro Icardi.
ADVERTISEMENT
Era kepemimpinan Icardi dimulai berkat ketetapan pelatih Roberto Mancini pada awal musim 2015/16. Pertimbangannya adalah performa Icardi yang baru menjadi topskorer Serie A di musim sebelumnya.
Ketajaman Icardi memang berlanjut bersama pelatih-pelatih selanjutnya, termasuk Luciano Spalletti yang kini berkuasa. Bahkan, dia merebut penghargaan topskorer Serie A untuk kali kedua dan gelar Pemain Terbaik Serie A setelah musim 2017/18 berakhir.
Kendati begitu, lonjakan performa Icardi diikuti oleh polemik menyoal kontrak. Itulah isu yang kerap menghiasi pemberitaan seputar Icardi musim ini. Hingga akhirnya, performanya terganggu dengan torehan hanya 9 gol dalam 20 pertandingan liga.
Puncaknya, Icardi kehilangan jabatan kapten yang sudah diembannya dalam empat tahun terakhir. Rabu (13/2/2019), Inter mengumumkan bahwa Samir Handanovic menjadi suksesor Icardi.
ADVERTISEMENT
Handanovic dipaksa jatuh bangun. Foto: Reuters/Max Rossi
Ketetapan itu diikuti oleh pengumuman daftar pemain Inter untuk laga Liga Europa menghadapi Rapid Wien. Tak ada nama Icardi dalam 19 nama yang dibawa Spalletti untuk lawatan ke Austria.
Tidak disebutkan apa alasan di balik pergantian kapten Inter dan pencoretan Icardi dari skuat. Namun, media-media Italia menyakini, persoalan kontrak turut melatarbelakangi ketetapan manajemen.
Kalau itu yang menjadi alasan, sosok yang patut disalahkan adalah Wanda Nara selaku istri sekaligus agen Icardi. Karena komentar wanita 32 tahun ini sering memerahkan telinga petinggi-petinggi Inter.
Dimulai pada Mei 2018, ketika Wanda mengutarakan ketertarikan sejumlah klub yang rela menebus klausul pelepasan Icardi sebesar 110 juta euro. Icardi akhirnya memilih bertahan tanpa membarui kontrak, sedangkan Wanda bungkam merespons keputusan suaminya.
ADVERTISEMENT
Istri sekaligus agen Mauro Icardi, Wanda Nara. Foto: AFP/Miguel Medina
Setelah itu, saat musim 2018/19 sudah bergulir, Inter diwartakan berniat membarui kontrak Icardi yang bakal kedaluwarsa pada 30 Juni 2021. Namun, pernyataan-pernyataan Wanda memberikan sinyal negatif buat I Nerazzurri. Bahkan, dia sempat mengatakan kepada Tyc Sports bahwa suaminya tak akan meneken kesepakatan anyar.
Oleh karenanya, manajemen Inter disebut jengah dengan sikap Wanda. Dan, keputusan mencopot ban kapten dari lengan Icardi mengonfirmasi hal tersebut.
Dengan sikap Wanda dan keputusan manajemen menyoal ban kapten, masa depan Icardi bersama Inter pun patut dipertanyakan. Sangat mungkin striker Timnas Argentina ini dilego pada musim panas 2019, demi menghindari konflik lanjutan serta kemungkinan bebas transfer karena kontrak habis.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan