kumparan
19 Feb 2019 23:33 WIB

Jajang Mulyana Tak Sadarkan Diri dalam Laga Bhayangkara Vs PSIS

Todd Rivaldo (kanan) berduel dengan penggawa Bhayangkara FC, Jajang Mulyana (tengah) dan Indra Kahfi (kiri) Foto: ANTARA FOTO/Galih Pradipta/ama.
Laga babak 16 besar Piala Indonesia yang mempertemukan Bhayangkara FC lawan PSIS Semarang berakhir tanpa pemenang. Skor 1-1 menjadi hasil dari pertandingan kedua tim yang dihelat di Stadion Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Selasa (19/2/2019) malam WIB.
ADVERTISEMENT
PSIS sempat unggul pada menit ke-47 via Bayu Nugroho. Bhayangkara baru bisa membalas pada menit 90+6 lahir lewat gol dari pemain baru mereka, Anderson Salles.
Laga sendiri memang tak menguntungkan bagi The Guardian selaku tuan rumah. Selain hasil imbang, kapten mereka pada laga kali ini, Jajang Mulyana, harus mendapat perawatan medis lantaran cedera.
Kejadian bermula saat Jajang terlibat perebutan bola di sisi kiri pertahanan Bhayangkara dengan Bayu Nugroho pada menit 52. Ketika itu, Jajang yang berupaya melakukan tekel tertindih badan Bayu. Pemain sayap Mahesa Jenar ini tak seimbang dalam mengontrol badannya.
Seketika Jajang mengerang kesakitan dan memegang bagian kepalanya. Akan tetapi, tak berselang lama, pemain kelahiran Sumedang itu seketika jatuh hingga berujung tak sadarkan diri.
ADVERTISEMENT
Sejalan dengan kejadian yang nenimpa Jajang, Dokter Tim Bhayangkara, Alfan Nur Asyhar, langsung menginstruksikan mobil ambulans untuk memasuki lapangan. Sebelum masuk ke dalam ambulans, Jajang juga sempat mendapat bantuan alat pernapasan sebelum dilarikan ke rumah sakit.
"Saat ini Jajang akan menjalani pemeriksaan computerized tomograph scan. Kondisi dia saat ini juga sepenuhnya sadar tetapi masih merasakan nyeri di belakang leher dan rasa kesemutan. Semoga tidak terjadi hal yang membahayakan dan baik-baik saja," ujar Alfan ketika memberikan keterangan terkait kondisi Jajang.
Saat ini, Jajang sedang menjalani pemeriksaan di Rumah Sakit Pusat Pertamina, Blok M, Jakarta Selatan.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan