Pencarian populer

Jelang El Clasico: Catatan Minor Mengiringi Kehebatan Messi

Bintang Barcelona Lionel Messi. Foto: AFP/Pau Barrena

Menghadapi Real Madrid di El Clasico adalah panggung besar untuk Lionel Messi. Bahkan, bisa dibilang duel ini selalu jadi kesempatan bintang Barcelona itu untuk menunjukkan pendarnya.

Sejak memulai debutnya di kompetisi resmi bersama Barca pada 16 Oktober 2004, Messi sudah melakoni 39 duel El Clasico di semua kompetisi. Dari 39 pertemuan itu, Messi sudah mengemas 26 gol ke gawang Los Blancos.

Catatan tersebut menempatkan pemain dengan julukan La Pulga itu pada posisi teratas dalam daftar topskorer El Clasico. Ia unggul jauh atas dua legenda Madrid yang sama-sama mengoleksi 18 gol, yakni Alfredo Di Stefano dan Cristiano Ronaldo.

Oleh karena itu, laga leg kedua semifinal Copa del Rey 2018/2019 di Santiago Bernabeu, Kamis (28/2/2019) dini hari WIB, bisa jadi kesempatan bagi Messi untuk menambah pundi-pundi golnya. Kebetulan, Blaugrana juga butuh sihir Messi untuk lolos ke final setelah bermain imbang 1-1 pada leg pertama di Camp Nou.

Modal mantan pemain Newell's Old Boys itu untuk menunjukkan kehebatannya pada El Clasico kali ini pun cukup besar. Pasalnya, Copa del Rey jadi salah satu kompetisi di mana ia kerap menunjukkan produktivitasnya.

Buktinya, Messi adalah pencetak gol terbanyak dalam daftar topskorer Copa del Rey sepanjang masa sebagai pemain yang masih aktif (50 gol). Jika dibandingkan sejak kompetisi ini dibentuk pada 1903, ia ada di urutan keenam dalam daftar pencetak gol terbanyak sepanjang masa. Lima nama yang ada di atasnya dan empat pemain di bawahnya sudah pensiun sejak lama.

Namun, ada satu catatan yang mungkin bisa jadi beban bagi pemain berusia 31 tahun itu. Dari 50 gol yang dicetak ke gawang 23 klub di Copa del Rey, ternyata Messi belum pernah menyarangkan bola ke gawang Madrid di kompetisi tersebut.

Padahal, sudah tujuh kali Messi bertemu El Real di ajang Copa del Rey. Pertemuan pertama terjadi final Copa del Rey 2010/2011 di mana Barca takluk 0-1 dari Madrid akibat gol Cristiano Ronaldo pada menit ke-103.

Tak hanya itu, kapten Argentina di Piala Dunia 2018 itu juga baru sekali merasakan kemenangan di Bernabeu dalam ajang yang sama. Kemenangan itu didapat pada leg pertama perempat final Copa del Rey 2011/2012 di mana Azulgrana menang 2-1 berkat gol Carles Puyol dan Eric Abidal.

Namun, catatan buruk itu juga bukan jaminan bahwa Messi akan terbebani pada duel kali ini. Satu hal yang pasti adalah pemain tersebut kerap membawa Barca keluar dari situasi yang sulit. Bukti terkini adalah saat Messi membantu Barca menang 4-2 di kandang Sevilla lewat hattrick-nya setelah sempat tertinggal 1-2 lebih dulu.

Download aplikasi kumparan di App Store atau di Play Store untuk dapatkan berita terkini dan terlengkap.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.60