Pencarian populer

Kala Giggs Mencegah Bale untuk Bergabung dengan Manchester United

Bale kala bersama Timnas Wales. (Foto: Reuters/Henry Browne)

Kontribusi Ryan Giggs kepada Manchester Uited bak sebuah dogma, tak lagi terbantahkan. Giggs menghabiskan seluruh kariernya di sana, dengan catatan 963 penampilan dari lebih dua dekade. Kini ia telah gantung sepatu dan menjadi nakhoda Tim Nasional Wales. Menariknya, United dikabarkan mengincar Gareth Bale, yang jadi andalan kesebelasan berjuluk The Dragons tersebut. Harusnya, itu menjadi sebuah keuntungan bagi United, karena kedekatan Giggs dengan Bale akan melicinkan misi 'Iblis Merah' untuk mendapatkan pemain buruannya itu.

Namun, kenyataannya tidak demikian. Bukannya membujuk Bale, Giggs justru mencegah eks pemain Tottenham Hotspur itu untuk merapat ke Old Trafford.

"Ini Real Madrid --hanya ada beberapa klub yang memiliki aura (kemenangan) sepertinya. Tentu saja kamu ingin tinggal di sana. Apa yang Gareth dapatkan, tiga gelar Liga Champions? Buktinya ada di situ. " kata Giggs dikutip dari The Guardian.

"Ketika Anda berada di klub seperti itu (Madrid), Anda selalu akan memenangi banyak hal."

Giggs lebih menyoroti pada besarnya kans Bale untuk meraih titel. Tentu dalam aspek ini, Madrid lebih unggul. Dalam dua musim ke belakang, El Real sukses merengkuh enam titel, termasuk sepasang trofi Liga Champions dan satu mahkota La Liga.

Bandingkan dengan United yang tak lagi segahar dulu. Tak ada lagi titel mayor yang mereka raih sejak terakhir kali menjuarai Premier League edisi 2012/2013 silam. Hanya trofi Piala Eropa musim 2016/2017 yang mungkin bisa dibanggakan David De Gea.

Giggs sewaktu membela Man. United. (Foto: PAUL ELLIS / AFP)

"Gareth memiliki kemampuan untuk mencetak setiap jenis gol dan ada kesamaan dengan Cristiano Ronaldo. Mereka berdua memulai sebagai pemain sayap dan sekarang mereka sekarang adalah pencipta gol.”

Setelah sempat berkutat dengan cedera, Bale kembali on-fire di musim ini. Bersama Ronaldo, pemain berusia 28 tahun tersebut menjadi penyumbang gol terbesar bagi Madrid di La Liga. Sebagai bukti teraktual, Bale sukses mengukir hat-trick saat Wales menggebuk China 6-0 pada laga persahabatan Kamis (22/3/2018) lalu.

Satu hal lagi yang jadi pertimbangan adalah kegagalan United dalam memaksimalkan potensi para pemainnya. Tengok saja Paul Pogba yang performanya tak seapik kala masih berseragam Juventus dulu. Belum lagi dengan Alexis Sanchez yang baru menghasilkan sebiji gol dari 10 penampilannya bersama United di lintas ajang. Padahal, penggawa Tim Nasional Chile itu merupakan tulang punggung Arsenal di musim lalu.

So, apa yang dikatakan Giggs tak ada salahnya. Sebaiknya, Bale berpikir ulang untuk bergabung dengan United.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.61