Pencarian populer

Kalahkan Bhayangkara FC, Perseru Badak Lampung Akhiri Puasa Kemenangan

Pemain Bhayangkara fc Ramiro (tengah) berduel dengan pemain Perseru Badak Lampung fc Daryono (tengah) pada lanjutan liga 1 di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi. Foto: ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah
Perseru Badak Lampung (PBL) berhasil menyudahi puasa kemenangan usai menaklukkan Bhayangkara FC. Bertamu ke Stadion Patriot Candrabhaga, Jumat (16/8/2019), mereka menang 1-0 via gol Hariyanto Panto pada menit ke-70.
ADVERTISEMENT
Dengan hasil ini, posisi PBL di tabel klasemen memang tetap di urutan 16. Namun, mereka kini memiliki 12 poin, dan hanya kalah selisih gol dari Persela Lamongan dan Barito Putera di urutan 14 hingga 15.
Bhayangkara FC masih tertahan di urutan delapan dengan 17 poin. Hasil ini sekaligus meneruskan catatan tak pernah menang mereka dalam empat pertandingan terakhir.
***
Dengan skema 4-3-3, Bhayangkara FC menurunkan para pemain terbaiknya pada laga ini. Putu Gede, Flavio Beck Junior, Lee Yoo-joon, Ramiro Fergonzi, hingga Jajang Mulyana turun sejak awal laga.
Hal serupa juga dilakukan PBL. Mereka menurunkan para andalan macam Daryono di pos penjaga gawang, Marquinhos, Melcior Majefat, dan TA Musafri.
Kendati begitu, laga berjalan monoton. Tempo amat lambat. Tak ada pergerakan dan peluang berarti yang didapat kedua tim pada 10 menit pertama.
ADVERTISEMENT
Barulah ketika memasuki menit ke-15, hal menarik perlahan mulai terlihat. Ini tak lain karena PBL berusaha meningkatkan intensitas pressing. Lewat cara inilah mereka dapat melepaskan upaya pertama.
Saat itu, PBL melalui Melcior mendapat bola liar di dalam kotak penalti. Dengan sekali kontrol, ia coba melepaskan sepakan keras yang sayangnya masih melenceng tipis.
PBL kembali mendapat satu peluang lagi lewat orang yang sama tak lama setelah itu. Bhayangkara FC, di sisi lain, mesti menunggu hingga menit ke-27 untuk melepaskan ancaman pertama.
Adalah Aulia Hidayat yang menjadi pelakunya. Namun, seperti PBL, peluang yang berupa sundulan itu cuma berakhir sebagai peluang. Tak ada gol yang tercipta.
Meski demikian, itu cukup untuk membuat anak-anak The Guardian makin bersemangat. Terbukti, tiga peluang berturut-turut lewat sepakan jarak jauh mereka dapat.
ADVERTISEMENT
Salah satunya via Ramiro yang melenceng tipis saja di atas gawang PBL. Begitu pula dua sepakan jarak jauh lainnya. Babak pertama pun berakhir dengan kedudukan 0-0.
Situasi tak berbeda jauh di awal babak kedua. Laga berjalan hambar dan nyaris tak ada peluang berbahaya tercipta, terutama dari tim tuan rumah.
Mereka pun coba melalukan sejumlah perubahan. Salah satunya adalah dengan menugaskan Dzumafo lebih sering bergerak di belakang Ramiro yang menjadi penyerang tengah.
Namun, cara ini belum maksimal. Dzumafo pada akhirnya ditarik keluar dan digantikan oleh Adam Alis.
Masuknya Adam Alis, yang seorang gelandang serang, berefek terhadap posisi Flavio Beck. Jika sebelumnya ia lebih sering berada amat dekat dengan kotak penalti, kali ini peran itu diemban Adam. Flavio pun lebih banyak beroperasi di lini tengah karenanya.
ADVERTISEMENT
Hasilnya pun positif. Flavio kini lebih leluasa dan kerap mendapat kesempatan menembak dari luar kotak penalti yang memang menjadi keunggulan utamanya.
Kurun 10 menit setelah Adam masuk saja, sudah tiga kali ia melakukan manuver tersebut. Misal, yang terjadi pada menit ke-57. Sayang, sepakannya itu melenceng tipis dari gawang Daryono.
PBL tentu tak tinggal diam. Apalagi, mereka mengincar kemenangan setelah tak pernah meraihnya dalam beberapa pertandingan terakhir. Menit ke-59, mereka lantas memasukkan Fransisco Torres guna mengganti TA Musafri.
Tak lama setelah masuk, PBL pun langsung memberikan ancaman lewat pemain bernomor punggung 9 tersebut. Mereka bahkan akhirnya mampu unggul lebih dulu, kendati bukan Torres yang menjadi pelakunya, melainkan Haryanto Panto. Pada menit 70, skor berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan tim tamu.
ADVERTISEMENT
Pada sisa 10 menit akhir pertandingan, Bhayangkara FC coba mengejar ketertinggalan. Namun, mereka amat kesulitan. Situasi ini diperparah dengan tim tamu yang mulai mengendurkan tekanan dan fokus bertahan.
Skor tak berubah. PBL berhasil mengamankan tiga poin lewat kemenangan 1-0.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan dan Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.86