kumparan
16 Sep 2019 0:58 WIB

Kandaskan Sassuolo, Roma Raih Kemenangan Perdana Musim Ini

Pemain AS Roma, Henrikh Mkhitaryan, merayakan golnya ke gawang Sassuolo. Foto: Twitter: AS Roma
AS Roma sukses menyudahi laga pekan ketiga Serie A 2019/20 dengan gemilang. Menjamu Sassuolo di Olimpico, Minggu (15/9) malam WIB, I Giallorossi menang 4-2.
ADVERTISEMENT
Gol-gol kemenangan Roma dicatatkan atas nama Bryan Cristante (12'), Edin Dzeko (19'), Henrikh Mkhitaryan (22'), dan Justin Kluivert (33'). Sementara Sassuolo membalas dua gol melalui Domenico Berardi (55' dan 72').
Dengan ketambahan tiga poin ini, Roma naik ke urutan ketujuh dengan raihan lima poin. Di satu sisi, kekalahan bagi Sassuolo, menempatkan mereka di angka ke-12 dengan tiga poin.
***
Dalam balutan wadah 4-2-3-1, Paulo Fonseca hanya minus Nicolo Zaniolo di laga kali ini. Sisanya, juru latih Roma ini bisa menurunkan nama-nama macam Kluivert, Pellegrini, Mkhitaryan hingga Dzeko.
Jika Roma tampil hampir dengan kekuatan penuh. Roberto De Zerbi merespon dengan pakem 3-4-3. Ini jadi perubahan ketiga yang dilakukannya setelah di pekan-pekan sebelumnya mengedepankan skema 4-2-3-1 dan 4-4-2.
ADVERTISEMENT
***
Perubahan yang dibuat De Zerbi nyatanya berbuah fatal. Sebab, sepanjang 45 menit pertama, gawang Sassuolo yang dikawal Andrea Consigli harus memungut bola sebanyak empat kali.
Laga baru berjalan 12 menit, Roma sudah membuka keunggulan melalui Cristante. Gol gelandang 24 tahun ini lahir usai menuntaskan umpan Pellegrini dari situasi sepak pojok.
Hanya berselang tujuh menit, giliran Dzeko yang menambah keunggulan Roma. Tercatatnya nama penyerang asal Bosnia usai meneruskan umpan silang Aleksandar Kolarov via kaki kanannya.
Sassuolo benar-benar dalam masalah besar setelah tertinggal dua gol. Meski mampu memenangi urusan penguasaan bola (52 berbanding 48 persen) tetapi, tak sekalipun upaya mereka membahayakan gawang Roma.
Justru Roma yang kemudian menggila dengan mencetak dua gol sebelum menutup babak pertama. Aktor di balik lahirnya gol ketiga dan keempat dicatatkan untuk nama Mkhitaryan pada menit ke-22 dan Kluivert 11 menit setelahnya.
ADVERTISEMENT
Pemain Roma selebrasi saat pertandingan sepak bola Serie A Italia AS Roma lawan Sassuolo. Foto: AFP
Kembali dari ruang ganti, Roma sedikit mengendurkan intensitas serang. Para pemain lebih mengedepankan umpan-umpan pendek dalam mendulang serangan.
Hasilnya, Pellegrini dan Dzeko sukses menebar ancaman saat babak kedua baru berjalan kurang dari 10 menit. Untuk kans dari Pellegrini mendapat halauan dari pemain belakang Sassuolo, sementara upaya Dzeko harus gagal lantaran tiang gawang.
Sassuolo perlahan bangkit dari keterpurukan. Di atas menit ke-50 mereka sukses merangsek ke sepertiga pertahanan terakhir Roma dan sukses mendapatkan situasi bola mati.
Pemain tengah Sassuolo asal Ghana, Alfred Duncan (kiri) dan pemain tengah AS Roma asal Prancis, Jordan Veretout saat pertandingan sepak bola Serie A Italia AS Roma lawan Sassuolo. Foto: AFP
Nah, pada titik ini, Sassuolo sukses melengkungkan bola ke sudut kanan melalui kapten mereka, Domenico Berardi. Sassuolo 1, Roma 4.
Sassuolo mendapatkan momentum. Hanya berselang 17 menit selepas gol pertama, I Neroverdi kembali mempersempit jarak melalui Berardi. Gol kedua pemain 25 tahun ini lahir usai mengonversi umpan Alfred Duncan melalui sepakan jarak dekat ke gawang Diego Lopez.
ADVERTISEMENT
Kendati demikian, gol Berardi menjadi menjadi pemungkas di laga kali ini. Sebab, meski Sassuolo berupaya menekan pertahanan Roma, laga pada akhirnya berkesudahan dengan skor 4-2 bagi kemenangan tim tuan rumah.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan