kumparan
1 Okt 2018 23:34 WIB

Kapten Timnas U-16: Perjalanan Kami Masih Panjang

David Maulana ketika merayakan kemenangan. (Foto: AFC.)
Kesedihan tak dapat ditutupi penggawa Timnas Indonesia U-16 ketika wasit Kim Woosung meniupkan peluit panjang. Karena itu artinya Timnas U-16 gagal lolos ke Piala Dunia seusai ditaklukkan Australia U-16.
ADVERTISEMENT
Berlaga di Stadion Nasional Bukit Jalil, Senin (1/10/2018), Timnas U-16 harus mengakui keunggulan Australia dengan skor 2-3. Alhasil, langkah skuat 'Garuda Asia' harus terhenti di babak perempat final.
Menyikapi hasil itu, kapten Timnas U-16, David Maulana, menyatakan bahwa ia bersama rekan-rekannya telah berupaya keras untuk meraih kemenangan. Akan tetapi, hasil berkata lain dan harus diterima dengan lapang dada.
Para pemain Timnas U-16 saling menenangkan usai kandas di tangan Australia. (Foto: AFC)
"Kami harus tetap latihan, fokus ke depannya. Perjalanan kami masih panjang. Kami masih bisa di Timnas U-19, U-23. Doakan kami agar semua bisa berjalan dengan lancar," ujar David seusai pertandingan.
Tak lupa, David dan rekan-rekannya juga diberikan wejangan oleh pelatih Fakhri Husaini. Menurutnya, sang juru latih memintanya untuk terus berlatih meski turnamen telah usai.
ADVERTISEMENT
Fakhri Husaini memberikan instruksi kala Timnas U-16 berlaga melawan Australia. (Foto: Adam Aidil Dok. AFC)
"Coach Fakhri bilang tetap semangat, tetap berdoa, terus jangan lupa latihan. InsyaAllah saya ingin target ke U-19 dan timnas senior," katanya.
Sebelum bergabung dengan Timnas U-16, David merupakan siswa dari PPLP Sumatera Utara. Ia bergabung dengan Timnas U-16 ketika berlaga di Piala AFF U-15 2017 di Thailand.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan