kumparan
3 Des 2018 16:54 WIB

Keganjilan yang Dirasakan Pickford soal Gol Liverpool

Kiper Everton, Jordan Pickford, meratapi gawangnya yang dibobol Liverpool. (Foto: Phil Noble/Reuters)
Everton hampir membawa pulang satu poin dari markas Liverpool, Stadion Anfield, Minggu (2/12/2018) malam WIB. Namun, kesalahan kiper Jordan Pickford membuat asa mencuri angka sirna.
ADVERTISEMENT
Ketika waktu menunjukkan menit keenam masa injury time, Pickford melompat sebagai antisipasi tembakan spekulasi Virgil van Dijk. Tak ada indikasi bahaya karena bola melaju di atas mistar. Aksi Pickford sekadar memastikan bahwa bola benar-benar keluar area permainan.
Ternyata bola memantul tiang dan kembali memasuki kotak penalti. Divock Origi kemudian menyambarnya untuk mengubah skor menjadi 1-0 untuk Liverpool, sementara Pickford tak siap melakukan antisipasi.
Proses terciptanya gol Origi ke gawang Everton. (Foto: REUTERS/Phil Noble)
Publik lantas menyalahkan Pickford atas blundernya. Namun, penjaga gawang Timnas Inggris ini melihat gol Pickford lebih disebabkan oleh faktor hoki ketimbang kesalahannya.
"Saya merasakan ketidakberuntungan saat kami datang ke Anfield. Ini merupakan momen aneh karena bola membentur tiang dua kali dan saya sudah coba menepisnya ke atas. Bola berputar, sementara tangan saya mengenai tiang. Sungguh disayangkan, tetapi saya masih kuat secara mental," ucap Pickford seperti dilansir oleh Guardian.
ADVERTISEMENT
Bukan berarti Pickford melarikan diri dari nada sumbang yang mengiringi kiprahnya di Anfield. Dia tetap melayangkan permintaan maaf kepada penggemar Everton.
Kiper andalan Everton, Jordan Pickford. (Foto: REUTERS/Scott)
Maklum saja karena hasil laga tak cuma menghentikan catatan empat laga tanpa terkalahkan milik Everton di lintas ajang. Lebih terpukul lagi suporter tamu karena tim kesayangannya tak mampu membawa pulang poin dari Anfield dalam empat lawatan terakhir.
"Saya cuma ingin meminta maaf kepada suporter Everton. Anda bisa melihat perkembangan tim ini, permainan yang diperagakan, dan sejumlah peluang yang diciptakan. Apa lagi yang bisa saya lakukan? Selalu menyoal penjaga gawang ketika Anda melakukan kesalahan yang berujung gol dan itulah yang terjadi kepada saya," ucap Pickford.
"Sebagai pemain, kami menyadari betapa pentingnya pertandingan ini. Anda melakukan kesalahan dan mengulanginya, tetapi bukan berarti Anda tidak belajar untuk menjadi lebih baik," katanya.
ADVERTISEMENT
Pickford memang tak pantas merasa minder hanya karena satu blunder. Performanya masih tergolong apik secara keseluruhan. Dicatat oleh Squawka, dia masuk daftar enam besar kiper dengan jumlah penyelamatan terbanyak sejauh Premier League 2018/19 bergulir.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan