Pencarian populer

Ketika Gabriel Jesus Merindukan Kasih Sayang Mama

"Halo, mama?" kata Gabriel Jesus usai mencetak gol untuk City. (Foto: Oli SCARFF / AFP)

Bagi seorang Gabriel Jesus, ibu adalah segalanya. Tak mengherankan, karena Jesus tumbuh besar di lingkungan kumuh di Brasil, dan ibunya dengan sekuat tenaga menjaga agar mimpi sosok berusia 21 tahun itu untuk menjadi pesepak bola profesional tetap menyala.

Mimpi itu pada akhirnya tercapai; Setelah beberapa musim berjaya di Serie A Brasil, Jesus pindah ke Manchester City pada Januari 2017. Karena gemilang selama 1,5 musim awal bersama tim berjuluk The Citizens itu, Jesus dipanggil untuk memperkuat Timnas Brasil di Piala Dunia 2018.

Kesuksesan yang didapatkan tak membuat Jesus lupa daratan. Sebagai tanda cintanya terhadap sang ibu, Jesus akan berlari menuju tiang corner setiap kali mencetak gol. Setelahnya, barulah Jesus menaikkan jempol dan kelingkingnya sementara tiga jari lainnya ditekuk.

Selebrasi itu dinamainya ‘Alo, Mae’, dalam Bahasa Indonesia artinya ‘Halo, Mama’. Kedekatan itu bisa dilihat pula setelah Jesus menandatangani kontrak anyar yang membuat masa baktinya di City bertambah hingga 2023. Sesudahnya, Jesus langsung menelepon melakukan panggilan video kepada ibunya.

Menjadi wajar jika Jesus kini merasakan rindu mendalam dengan ibunya akhir-akhir ini. Sebenarnya, jika mengacu pada laporan The Guardian, sang ibu dan anggota keluarganya yang lain sempat tinggal dengannya di Manchester. Namun tak begitu lama karena visa mereka di Inggris telah kedaluarsa.

Gabriel Jesus terjatuh. (Foto: Action Images via Reuters/Jason Cairnduff)

Kerinduannya ini berdampak dengan performanya di atas lapangan. Sebelum mencetak 4 gol dalam kemenangan mutlak 9-0 atas Burton Albion, Kamis (10/1/2019) dini hari WIB, Jesus hanya mencetak 8 gol dalam 24 penampilannya di berbagai kompetisi.

Selepas laga melawan Burton, Jesus mengatakan bahwa dia berharap ibunya tetap menemaninya. Ungkapan Jesus ini rupanya sampai ke telinga Pep Guardiola. Manajer City sejak musim panas 2016 itu kemudian memberikan wejangan kepada Jesus.

“Kami jelas tak bisa menggantikan ibu dan keluarganya Jesus, karena kerinduannya itu harus dia hadapi sendiri. Tapi, dia punya teman. Ada beberapa orang Brasil di sini, Danilo dan Fernandinho. Ada juga yang Bernardo Silva yang fasih bercakap Portugal,” kata Guardiola, sebagaimana dilansir The Guardian.

“Satu hal yang saya ketahui, kehidupan pribadi dapat berdampak pada performa pemain. Entah itu dalam jangka pendek atau jangka panjang. Jadi, jika dia punya masalah, kami akan siap membantunya,” lanjut eks pelatih Bayern Muenchen itu.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: web: