Pencarian populer

Ketika Indra Sjafri Menjawab Pertanyaan Wartawan dengan Ayat Al-Quran

Pelatih timnas U-19 Indra Sjafri memberikan keterangan pers menjelang Piala Asia U-19 di Jakarta. (Foto: ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)

Bagi Anda yang gemar menonton sepak bola, 'pekerjaan' mungkin akan selesai ketika peluit panjang wasit ditiupkan pada menit ke-90. Akan tetapi, bagi para wartawan, kerja sesungguhnya justru baru dimulai ketika pertandingan selesai.

Setelah pertandingan, hal wajib yang harus dilakoni pelatih dan pemain ialah melakukan konferensi pers. Segala hal terkait pertandingan, baik teknis maupun non teknis, biasanya akan terjawab dalam forum itu. Semua bebas bertanya, bahkan tak jarang pula wartawan mengeluarkan unek-uneknya.

Nah, usai laga antara Timnas U-19 Indonesia melawan Taiwan U-19 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Kamis (19/10/2018), ada kejadian cukup menarik yang terjadi. Ketika menjalani konferensi pers, pelatih Timnas U-19 Indra Sjafri berbicara banyak hal tentang kemenangan 3-1 yang diraih timnya dalam laga perdana Grup A Piala Asia U-19.

Ada begitu banyak pertanyaan, dari mulai performa Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman yang menjanjikan dengan rentetan gol-golnya, sampai seretnya striker dalam mencetak gol. Semua dijawab dengan lancar oleh Indra dengan memasukkan hal-hal teknis ke dalamnya.

Ketika sampai kepada pertanyaan terakhir, suasana ruangan tempat konferensi pers yang hening pun mendadak ramai. Seorang wartawan bertanya terkait masalah efektivitas penggawa Timnas U-19 dalam mengkonversikan peluang. Statistik membuktikan bahwa Timnas U-19 mampu melepaskan 13 tembakan tetapi hanya tiga di antaranya yang berhasil menjadi gol.

Indra Sjafri dan Egy Maulana Vikri di laga Timnas U-19 vs Yordania. (Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/kye/18.)

"Kalau melawan Qatar mungkin ini agak riskan. Bagaimana pandangannya, coach?" tanya wartawan itu.

"Saya tutup pakai ayat (Al-Quran) harusnya. 'Syukuri apa yang ada, nanti akan diberi lebih banyak'," jawab Indra.

Mendengar jawaban itu, wartawan yang memadati seisi ruangan pun senyum-senyum. Tak menyangka bahwa pertanyaan tadi akan dijawab dengan mengutip ayat Al-Quran. Memang, agak jarang rasanya--atau bahkan tak pernah--seorang pelatih sepak bola menjawab pertanyaan wartawan dengan mengutip ayat Al-Quran.

Namun, begitulah gaya dari seorang Indra Sjafri. Gaya bicaranya apa adanya, terkadang membuat sebagian orang kesal jika tak memahami konteksnya. Meski begitu, Indra tetap menjelaskan lebih lanjut konteks yang dimaksud dengan kutipan ayat Al-Quran dari Surat Al-An'am tersebut.

Indra Sjafri di Piala AFF U-19 2018 (Foto: ANTARA FOTO/Zabur Karuru)

"Karena kalau 13 kali shoot, 13 kalinya masuk, itu superior banget kita. Saya akui finishing kami masih harus diperbaiki, karena ada beberapa situasi yang seharusnya menjadi gol tetapi tidak jadi gol. Karena ada pemain yang sedikit egois ingin cetak gol padahal teman lain ada yang poisinya kosong. Tapi, semua harus kita syukuri hasil malam ini," ucap Indra.

Ya, begitulah. Banyak kisah tak terungkap yang terjadi di balik meja panjang usai pertandingan tersebut. Pemain dan pelatih bisa mengungkapkan kegembiraannya ketika timnya menang, tetapi juga bisa bersikap apriori manakala timnya kalah. Ada tawa riang, tetapi ada pula tangis yang mengiringinya.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.61