kumparan
15 Apr 2019 18:23 WIB

Klopp: Fokus Menang, Jangan Pedulikan City

Pelatih Liverpool, Juergen Klopp. Foto: Reuters/Lee Smith
Perburuan gelar Premier League musim 2018/2019 hanya menyisakan dua kandidat saja, Liverpool dan Manchester City. Pelatih Liverpool, Juergen Klopp, meminta anak buahnya untuk fokus terhadap sisa laga yang akan mereka jalani dan tidak memikirkan pertandingan-pertandingan yang akan dihadapi oleh City demi mengunci gelar juara.
ADVERTISEMENT
Liverpool dan Manchester City memang hanya terpisahkan oleh dua poin di puncak klasemen Premier League sejauh ini. Setiap laga yang akan dihadapi masing-masing tim akan begitu penting dan tiap poin yang didapatkan sangat berharga. Oleh karena itu, tak mengherankan apabila pemain dari masing-masing tim memantau pertandingan yang akan dijalani oleh lawan mereka.
Kendati begitu, Klopp tak ingin fokus anak buahnya tercurahkan pada pertandingan-pertandingan City yang akan datang. Menurut pria kelahiran Stuttgart, Jerman, ini, pertandingan-pertandingan City bisa menjadi distraksi yang berbahaya.
“Tantangan terbesar bagi kami adalah hal-hal yang ada di luar tim kami karena kami bermain sepak bola sesuai dengan keinginan kami. Apabila City kalah dan kami tahu kekalahan mereka lima menit sebelum kami bertanding, itu justru adalah hal buruk bagi kami. Kami dapat kehilangan fokus begitu saja,” ujar Klopp dikutip dari The Guardian.
ADVERTISEMENT
Kekhawatiran Klopp tentu beralasan. Pasalnya, semua laga sisa City di Premier League—kecuali laga terakhir yang berlangsung serentak—berlangsung lebih dahulu ketimbang Liverpool. Ditambah lagi, City memiliki satu pertandingan lebih banyak daripada Liverpool.
Bobby Firmino merayakan golnya ke gawang Porto bersama Sadio Mane. Foto: Reuters/Carl Recine
Lantas, bagaimana cara Liverpool untuk mengatasi gangguan dalam bentuk seperti itu? Tentu saja, dengan fokus pada semua laga sisa yang akan mereka hadapi.
Ada empat tim yang akan berjumpa dengan Liverpool di penghujung Premier League musim ini, yaitu Cardiff City, Huddersfield, Newcastle United, dan Wolverhampton Wanderers. Klopp menegaskan bahwa tim asuhannya hanya fokus untuk mengalahkan empat tim tersebut.
“Kami hanya akan mencoba untuk meraih poin sebanyak mungkin. Berapa poin kami saat ini, 85? Empat laga tersisa, 97 poin. Kami akan mencoba meraih 97 poin.”
ADVERTISEMENT
Pada akhirnya, takdir Liverpool tetap bergantung pada hasil yang didapat City, kendati mereka berhasil menang dalam empat laga tersebut.
Pelatih Liverpool, Juergen Klopp, di laga melawan Southampton. Foto: Reuters/Andrew Couldridge
Menariknya, Klopp tak peduli jika pada akhirnya City juga berhasil terus menang dan Liverpool gagal menjadi juara. Ia juga tidak ingin menyesali hasil-hasil kurang maksimal yang didapat oleh timnya sepanjang musim ini.
“Jika empat kemenangan itu cukup untuk menjadi juara, itu sempurna. Jika tidak, kami tidak bisa mengubah itu semua. Kami tidak kalah karena hasil di sana, di sini, atau di manapun.”
“Beberapa orang akan bilang bahwa apabila kami menang di Leicester kami akan juara. Itu omong kosong. Hanya orang bodoh yang mengungkit-ungkit hal seperti itu,” tegas Klopp.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan