Pencarian populer

Kredo Solskjaer sebagai Juru Taktik United

Ole Gunnar Solskjaer di laga Cardiff vs Manchester United. (Foto: REUTERS/Rebecca Naden)

Kemenangan tanpa disertai penampilan yang memikat akan terasa hambar. Begitulah kredo Ole Gunnar Solskjaer sebagai juru latih caretaker Manchester United.

United menang telak 4-1 atas AFC Bournemouth pada partai lanjutan Premier League 2018/19 di Stadion Old Trafford, Minggu (30/12/2018) malam WIB. Gol kemenangan The Red Devils lahir dari lesakan Paul Pogba (5' dan 33'), Marcus Rasford (45'), serta Romelu Lukaku (72').

Statistik pertandingan pun mengonfirmasi betapa superior 'Iblis Merah' ketimbang The Cherries. Skuat asuhan Solskjaer itu menguasai 64,9% permainan dan melepaskan 8 tembakan tepat sasaran. Sementara itu, Bournemouth cuma memiliki 7 percobaan dan 3 di antaranya mengarah ke gawang.

Solskjaer tak menampik bahwa performa atraktif United lahir dari prinsip bahwa tampil memukau saja tak cukup. Sebuah tim, kata sang juru taktik, harus bisa memikat siapa saja yang menonton, terutama suporter. Menurut pelatih berjuluk Babyface Assassin, prinsip itu pula yang mendongkrak performa Pogba cs.

Ya, tiga pertandingan United di bawah nakhoda Solskjaer berakhir dengan kemenangan. Terasa lebih mengagumkan lantaran United merangkum 12 gol dalam kurun waktu tersebut. Kali terkahir United menorehkan catatan tersebut terjadi pada musim 2011/12.

"Saya melakukan pekerjaan saya sebagaimana saya memikirkannya atau sebagaimana pengalaman saya di sini sebagai pemain dan pelatih muda. Kami ingin bermain menyerang. Kami sudah menunjukkannya dalam dua kandang terakhir. Kami harus menghibur mereka (suporter)," ucap pelatih berusia 45 tahun itu dilansir Goal International.

"Kami punya pemain bagus. Saya senang bekerja dengan pemain hebat. Saya suka bekerja dengan orang-orang baik. Dan mereka (pemain ) adalah pesepakbola hebat yang baik. Mereka ingin terus belajar. Mereka selalu berimprovisasi," lanjutnya.

Para pemain United merayakan gol di Old Trafford. (Foto: REUTERS/Phil Noble)

Keberhasilan Solskjaer tak cuma menyoal rentetan tiga kemenangan beruntun, tetapi juga mengangkat penampilan Pogba yang tengah lesu. Di bawah arahan eks pelatih Molde itu, Pogba laik mendapatkan label bintang United. Bagaimana tidak, gelandang berusia 25 tahun itu terlibat dalam 7 gol United dengan rincian empat gol dan tiga assist sejak dalam tiga laga teranyar.

Keberhasilan Solskjaer dan kegemilangan Pogba menjadi ornamen United menjelang laga pekan ke-21 Premier League 2018/19 melawan Newcastle United di St James' Park, Kamis (3/1/2019) dini hari WIB.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: web: