Pencarian populer

kumparan Menemui Lima Suporter Tandang Debutan Timnas Indonesia

Suporter Timnas Indonesia, Alex dan Putranya, Arvin, dari Jakarta. (Foto: Helmi Afandi/kumparan)

Hujan deras melanda Singapura pada Jumat (9/11/2018) pagi, hari di mana Timnas Indonesia akan menjalani laga perdana Grup B Piala AFF 2018 menghadapi Timnas Singapura. Hujan memang sudah lama lewat, tetapi langit masih kelabu.

Di bawah mendung ini, kumparanBOLA menyempatkan diri untuk menghampiri hotel tempat beberapa suporter Timnas Indonesia. Di Lai Ming Hotel Cosmoland yang terletak di Geylang, kami mewawancarai lima suporter yang kebetulan baru pertama kali menyaksikan Timnas Indonesia berlaga di negeri orang.

***

Alex datang bersama adik dan putranya kali ini. Pria berkumis ini mengaku bahwa dirinya selama ini sudah rutin mengikuti perjalanan Timnas, tetapi sebelumnya layar kacalah yang selalu jadi andalannya untuk menyaksikan 'Garuda' berlaga.

"Kebetulan saya diajak ke sini. Lagipula, untuk ke Singapura 'kan biayanya masih terjangkau. Terus saya tawari anak saya, dia mau sekali," tutur Alex.

Sang putra, Arvin, juga membagikan pengalamannya kepada kami. Meski masih berusia 13 tahun, dia sudah empat kali menonton Timnas. Ketika kami bertanya, pengalaman mana yang paling berkesan, dia menjawab, "Yang ini."

Well, ini memang pengalaman pertama untuk ayah dan anak ini. Mereka pun berharap Timnas Indonesia bisa memberikan yang terbaik pada pertandingan nanti.

Lalu, siapakah pemain yang mereka harapkan bisa menjadi pembeda? Secara kompak, Alex dan Arvin menjawab, "Stefano Lilipaly!"

"Tapi, saya dengar Lilipaly nanti enggak bisa main karena cedera. Saya harap, yang lain bisa jadi melakukan yang terbaik," timpal Alex.

Sembari menutup perbincangan, Alex dan Arvin punya pesan untuk Timnas Indonesia. "Ayo, Garuda! Harumkan nama Indonesia!"

Alex dan Arvin bukan satu-satunya suporter yang kami temui. Setelah itu, kami pun menjumpai tiga suporter lain yang masih berada dalam rombongan yang sama. Mereka adalah Johan, Tulus, dan Edyas. Sayang, kami hanya sempat mewawabcarai Johan dan Tulus karena Edyas kala itu masih terlelap.

Suporter Timnas Indonesia, Johan (Semarang), Edyas (Yogyakarta), dan Tulus (Jakarta). (Foto: Helmi Afandi/kumparan)

"Yang satu tidur, mas. Kemarin habis nonton Guns 'N Roses," ujar Johan sembari mempersilakan kami masuk ke kamar mereka.

Ketika kami jumpai, ketiga suporter ini memang baru saja tiba di Singapura. Mereka pun berniat untuk beristirahat sejenak sebelum bertolak menuju Stadion Nasional Singapura. Kendati begitu, mereka dengan ramah dan terbuka menyambut kedatangan kami.

Dalam penuturannya, Tulus yang berasal dari Jakarta ini berharap bahwa Timnas bisa bermain bagus.

"Kalau bisa, sama seperti ketika masih dipegang Luis Milla. Level-levelnya jangan turun, lah," ujarnya.

Harapan serupa diucapkan oleh Johan. "Mau 1-0, 2-0, yang penting bawa tiga poin. Tetapi, yang paling penting adalah para pemain mengerahkan kemampuan terbaiknya," ucap pria berkaca mata ini.

Alex, Arvin, Johan, Tulus, dan Edyas adalah lima dari 15 suporter yang tergabung dalam rombongan tur Infosuporter. Infosuporter sendiri merupakan sebuah akun Twitter yang selama ini kerap mengabarkan berita-berita tentang sepak bola Indonesia.

Suasana di area National Stadium Singapore. (Foto: Helmi Afandi Abdullah/kumparan)

Melakukan awaydays bukan yang pertama kali dilakukan Infosuporter. Arista Budiyono, sosok yang berada di balik akun tersebut, bercerita bahwa sebelumnya Infosuporter sudah kerap melakukan awaydays serta memfasilitasi para suporter yang ingin menemani Timnas di luar negeri.

"Dari sini saya mendapat banyak teman, mas. Pernah suatu kali saya dipanggil orang waktu ke stadion, ternyata dia dulu pernah away (tandang, red) bareng saya," kenang Arista.

Melakukan awaydays dengan berbarengan seperti ini tidak cuma dirasakan manfaatnya oleh Arista. Oleh Johan pun begitu.

"Kendala untuk ke sini sama sekali enggak ada, karena dikoordinir, ya, jadinya enak. Saya berharap nanti akan ada kelompok suporter yang satu. Supaya nanti rombongan tidak terpecah-pecah," katanya.

Waktu bergulir begitu cepat ketika antusiasme merebak di dada. Tak lama, Timnas Indonesia akan berlaga. Kami pun, bersama sebagian suporter dalam rombongan ini, memutuskan untuk segera bertolak menuju tempat hajatan.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.23