kumparan
20 Sep 2019 10:07 WIB

Laga Derby della Capitale Bantu Roma Menang Telak di Liga Europa

Para pemain Roma merayakan gol ke gawang Istanbul Bashakshehir. Foto: Reuters/Alberto Lingria
Roma berhasil mengawali perjalanan di Liga Europa dengan kemenangan 4-0 atas Istanbul Bashakshehir. Pelatih Paulo Fonseca mengatakan bahwa hasil itu bisa diraih salah satunya karena Roma telah banyak belajar dari pertandingan Derby della Capitale menghadapi Lazio.
ADVERTISEMENT
Dua pertandingan pertama Roma di bawah Fonseca dilalui dengan tidak meyakinkan. Mereka ditahan imbang 3-3 oleh Genoa pada pekan pertama sebelum bermain imbang 1-1 melawan Lazio di pekan kedua. Namun, setelah itu tren Roma perlahan menanjak.
Akhir pekan lalu Roma sukses memetik kemenangan 4-2 atas Sassuolo di Serie A. Kini, catatan apik itu berlanjut di Eropa. Menjamu Bashakshehir, Roma menang berkat gol bunuh diri Junior Caicara, plus gol-gol lain dari Edin Dzeko, Nicolo Zaniolo, dan Justin Kluivert.
Nicolo Zaniolo dan Justin Kluivert merayakan gol ke gawang Istanbul Bashakshehir. Foto: Reuters/Alberto Lingria
"Pertandingan melawan Lazio sangat penting bagi kami. Dari sana kami banyak belajar. Kami membuat banyak kesalahan di pertandingan itu dan kami belajar banyak darinya," ujar Fonseca.
"Kami sudah bicara soal permainan tim. Para pemain sudah diinstruksikan untuk bermain lebih agresif dan mempertahankan bola sekuat tenaga. Kami semua tengah belajar ke arah sana."
ADVERTISEMENT
"Aku sangat senang dengan progres yang telah kami buat dan dengan cara kami bermain sekarang. Jalur umpan adalah hal penting bagi kami dan kami butuh pergerakan untuk membuka ruang, untuk menyediakan opsi."
"Aku merasa percaya diri karena para pemain memahami apa yang kuinginkan. Mereka sangat terbuka dengan ide-ide dariku. Penting bagi kami untuk tidak kebobolan. Di saat yang bersamaan, kami juga mampu menyerang dengan baik," lanjutnya.
Pelatih Roma, Paulo Fonseca, di pertandingan melawan Istanbul Bashakshehir. Foto: Reuters/Alberto Lingria
Adapun, dalam pertandingan melawan Bashakshehir itu Roma 'cuma' bisa mencetak satu gol pada babak pertama, itu pun lewat bantuan dari Caicara. Mengenai hal ini, Fonseca menyebut permainan I Lupi memang lebih bagus di babak kedua.
"Benar bahwa aku tidak menyukai cara bermain kami di babak pertama. Kami tidak menekan dengan baik, tidak menyerang dengan efektif, dan terlalu lamban," ujar pria Portugal itu.
ADVERTISEMENT
"Namun, kami sukses memperbaiki penampilan pada babak kedua dengan menciptakan banyak peluang mencetak gol," tambahnya.
Dengan kemenangan 4-0 ini Roma untuk sementara berhak untuk duduk di urutan kedua klasemen Grup J. Dalam pertandingan lain wakil Austria, Wolfsberger, sukses membuat kejutan dengan menang 4-0 di kandang Borussia Moenchengladbach.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan