Pencarian populer

Lambang Kesetiaan Itu Bernama Kuba

Jakub Blaszczykowski saat membela Timnas Polandia. (Foto: Janek SKARZYNSKI / AFP)

Kesetiaan sulit dibayar dengan materi. Sebab materi bukanlah tujuan utama dari kesetiaan itu sendiri. Ungkapan demikian dipegang erat oleh Jakub 'Kuba' Blaszczykowski setelah dia memutuskan untuk segera pulang ke klub masa kecilnya, Wisla Krakow.

Tak seperti selumrahnya pemain yang mematok upah, Kuba justru tak meminta uang sepeser pun kepada Wisla perkara gaji. Alih-alih demikian, winger berusia 33 tahun itu malah menyumbang dana sekitar 300 ribu euro untuk diberikan kepada calon klubnya itu. Kuba sendiri baru saja mengakhiri kontraknya bersma Wolfsburg bulan lalu. Artinya, Wisla memang tak perlu mengeluarkan dana transfer untuk menebusnya.

Sementara Borussia Dortmund, klub yang sempat sembilan tahun menaungi Kuba, mengucapkan perpisahan serta mengapresiasi langkahnya untuk pulang ke Wisla, sebagaimana yang diunggah dalam akun Twitter klub.

"Segala rasa hormat kami berikan kepada Kuba, yang selangkah lagi bergabung dengan klub masa kecilnya, Wisla Krakow, tanpa bayaran dan telah membantu mereka secara finansial untuk menghidupkan kembali klub asal Polandia tersebut."

Wisla memang tengah dilanda krisis keuangan. Klub peraih 13 gelar Ekstraklasa (Liga Polandia) itu mengalami masalah finansial. Sialnya lagi, konsorsium Kamboja yang awalnya berniat mengambil alih malah mengurungkan niatnya. Mereka pun merugi karena gagal melunasi hutang-hutangnya yang jatuh tempo 28 Desember lalu.

Itu baru dari segi finansial, belum dari performa Wisla yang juga merosot di kancah liga. Marcin Wasilewski cs. kini terseok di peringkat delapan klasemen sementara Liga Polandia, persis di atas zona batas play-off degradasi. Kehadiran Kuba nantinya diharapkan bakal mendongkrak performa klub yang bermarkas Stadion Miejski tersebut.

Kuba sendiri sempat mempersembahkan trofi Liga Polandia untuk Wisla sebelum digaet Dortmund pada 2007 silam. Mulai dari sana, karier dua kali peraih pemain terbaik Polandia itu makin berwarna. Sepasang titel Bundesliga serta masing-masing satu gelar DFB Pokal dan Piala Super Jerman diraihnya bersama Die Borussen.

Kuba bahkan nyaris saja mengangkat Dortmund menjadi raja di Liga Champions edisi 2012/13. Sayang, harapan pasukan Juergen Klopp kala itu sirna setelah dikandaskan Bayern Muenchen di partai puncak.

Kebersamaan Kuba dengan Dortmund akhirnya usai seiring dengan kepergian Klopp. Manajemen klub memutuskan untuk meminjamkannya ke Fiorentina pada edisi 2015/16, hingga akhirnya dilego ke Wolfsburg semusim kemudian.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: web: