Pencarian populer

Liverpool Pagari Robertson dengan Kontrak Jangka Panjang

Andrew Robertson berlari menjauhi kejaran Marko Arnautovic pada laga Premier League antara Liverpool dan West Ham United. (Foto: Reuters/Carl Recine)

Sepak bola Andrew Robertson adalah kisah yang menghidupi adagium kerja keras tak akan mengkhianati hasil. Sebagian dari kita mungkin pernah mendengar cerita ini. Sekitar enam tahun lalu, lewat akun Twitter pribadinya Robertson curhat bahwa ia membutuhkan pekerjaan.

Saat itu, usia Robertson masih 18 tahun. Dia masih bermain tanpa dibayar di klub divisi tiga Liga Skotlandia, Queen's Park. Ia melakoninya sembari bekerja penuh waktu di kandang timnya, Hampden Park, sebagai penunggu telepon dan penjual tiket.

Namun, itu cerita masa lalu. Kerja keras Robertson pada akhirnya membuat palu nasib menjatuhkan vonis berbeda: Ia menjadi bagian dari lini pertahanan Liverpool. Masa-masa 'paceklik' itu sudah lewat. Bersama The Reds, Robertson memiliki gaji tak kurang dari 50 ribu poundsterling per pekan.

Robertson tidak ongkang-ongkang kaki saat kawan-kawannya bertanding memperebutkan kemenangan. Berperan sebagai bek kiri, Robertson mencatatkan rataan 2,4 tekel, 0,9 intersep, 1,6 sapuan dalam 20 penampilannya di Premier League 2018/19. Itu belum ditambah dengan empat assist dan rataan 1,4 umpan kunci per laganya.

Liverpool pun tidak tampil sebagai tim sembarangan di Premier League 2018/19. Walau sudah menelan satu kekalahan, Liverpool tetap menjadi tim yang paling sedikit kemasukan. Hingga pekan 22 tuntas, Liverpool asuhan Juergen Klopp baru kemasukan 10 gol.

Berangkat dari kinerja yang demikian, Roberton yang datang ke Anfield pada 2017 lalu diganjar kontrak baru selama lima tahun. Itu artinya, Robertson akan menjadi bagian dari lini pertahanan Liverpool hingga musim panas 2024. Lewat laman resmi klub, Robertson menjelaskan bahwa kontrak dengan Liverpool tidak pernah menjadi hal yang rumit baginya. Sejak awal, pemain asal Skotlandia ini selalu yakin bahwa Liverpool akan menjadi klub yang tepat baginya.

Bek Liverpool, Andrew Robertson. (Foto: Reuters/Jason Cairnduff)

"Saya tidak berpikir apa pun saat mereka datang mengajukan penawaran ini. Saya ingin menetap di sini. Mengenal dan bekerja sama dengan seluruh tim di Melwood adalah hal yang menyenangkan untuk saya. Saya suka datang ke tempat ini setiap harinya dan perasaan seperti ini menjadi hal terbaik yang saya terima sejak berseragam Liverpool. Saya gembira karena dapat tinggal lebih lama di sini dan berharap kami semua akan melakoni musim yang baik," jelas Robertson.

Tak ada kesenangan tanpa tanggung jawab. Sebagai profesional, Robertson paham benar arti kalimat itu. Tuntutan untuk membantu timnya merengkuh gelar juara menjadi tanggung jawab yang mesti dituntaskan oleh Robertson. Terlebih, Liverpool harus bertanding di tiga kompetisi sekaligus: Premier League, Liga Champions, dan Piala FA.

"Saya berharap dapat membantu klub meraih gelar juara karena itulah yang diinginkan suporter dan klub. Musim lalu kami begitu dekat dengan trofi juara Liga Champions. Tapi tugas kami sekarang adalah melangkah maju dan berusaha untuk menutup musim dengan kalungan medali juara, apa pun kompetisinya. Ini tujuan kami," ucap Robertson.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: web: