kumparan
15 Nov 2018 14:18 WIB

Loew: Bukan Akhir Dunia jika Timnas Jerman Degradasi

Pelatih Timnas Jerman, Joachim Loew. (Foto: Reuters/Michaela Rehle)
Membicarakan Timnas Jerman biasanya tak lepas dari topik perburuan gelar internasional. Namun, pemberitaan tentang mereka belakangan justru didominasi seputar ancaman degradasi.
ADVERTISEMENT
Jerman memang tengah terpuruk di UEFA Nations League. Mereka menelan 2 kekalahan dan cuma meraih 1 imbang dalam tiga pertandingan. Alhasil, Manuel Neuer dan kawan-kawan terbenam di dasar klasemen Grup 1 Liga A dengan raihan 1 poin saja.
Sudah dipastikan Jerman tak mampu merebut puncak klasemen sebagai syarat lolos ke semifinal. Karena saat tinggal menyisakan pertandingan pamungkas melawan Belanda, Sabtu (17/11/2018) dini hari WIB, pasukan Joachim Loew masih tertinggal 6 angka dari Prancis di posisi teratas. Bahkan, Jerman bisa turun level ke Liga B jika gagal mengalahkan Belanda yang kini menempati posisi kedua dengan keunggulan 2 poin.
Bayang-bayang degradasi tak lantas membuat Loew gusar. Dia juga tidak terlalu merisaukan hal tersebut menjelang uji tanding melawan Rusia, Jumat (16/11/2018). Pasalnya, baik laga kontra Rusia maupun partai UEFA Nations League menghadapi Belanda bukanlah agenda terpentingnya.
ADVERTISEMENT
Pemain-pemain Jerman tertunduk lesu karena gol Griezmann. (Foto: REUTERS/Benoit Tessier)
"Kami tak mampu lolos dari fase grup meskipun sudah memberikan kemampuan terbaik. Tak apa-apa karena hal terpenting buat saya adalah Kualifikasi Piala Eropa yang dimulai tahun depan. Periode 12 bulan ke depan penting untuk kami menemukan tim terbaik dan lebih nyaman dengan gaya yang dimainkan," tutur Loew seperti dilansir oleh situs resmi Federasi Sepak Bola Jerman (DBF).
"Oleh karenanya, hasl uji tanding nanti tidak relevan. Lebih penting mendapatkan masukan yang bisa diambil," katanya.
Loew boleh saja berkata demikian demi mengurangi tekanan kepada anak-anak asuhnya. Namun, Jerman tetaplah Jerman sehingga perlu menjaga harga dirinya. Kemenangan demi bertahan di Liga A menjadi target mutlak buat tim beralias Die Mannschaft.
Mesut Oezil dan Manuel Neuer saat berlatih bersama di Timnas Jerman. (Foto: ANNE-CHRISTINE POUJOULAT / AFP)
ADVERTISEMENT
Masalahnya, kemenangan saja tak cukup untuk Jerman. Belanda masih memiliki tabungan satu pertandingan menghadapi Prancis. Itu artinya, Jerman juga harus berharap agar Belanda gagal memenangi partai pemungkasnya.
"Kami memiliki kesempatan bertahan bergantung hasil pertandingan pada Senin. Jika pada akhirnya Jerman terdegradasi, itu bukanlah akhir dunia. Karena kami bisa langsung promosi di edisi berikutnya," ucap Loew.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan