kumparan
16 Nov 2018 10:26 WIB

Luis Enrique: Sepak Bola Tidak Adil pada Kami

Inigo Martinez (kiri) dan Jordi Alba tertunduk lesu saat Spanyol dikalahkan Kroasia. (Foto: Reuters/Antonio Bronic)
Timnas Spanyol mengawali kiprahnya di UEFA Nations League dengan meyakinkan. Pada laga pertama, mereka sukses menundukkan Inggris di Wembley dengan skor 2-1. Setelah itu, Sergio Ramos dkk. melanjutkan catatan cemerlangnya dengan menggunduli finalis Piala Dunia 2018, Kroasia, dengan skor 6-0.
ADVERTISEMENT
Akan tetapi, pada dua laga penutup, segalanya berubah. Dua tim yang berhasil dikalahkan oleh Spanyol pada dua pertandingan pertama itu berbalik menang. Pada 16 Oktober 2018, Inggris menang 3-2 di Estadio Benito Vilamarin. Lalu, pada pertandingan Jumat (16/11) dini hari WIB tadi, Spanyol kalah dengan skor 2-3 dari Kroasia di Stadion Maksimir, Zagreb.
Kroasia dan Spanyol bermain imbang tanpa gol pada babak pertama. Gol pembuka baru tercipta pada menit ke-54 lewat Andrej Kramaric. Dua menit kemudian, Daniel Ceballos menyamakan kedudukan untuk Spanyol, tetapi Tin Jedvaj mampu membawa tuan rumah kembali unggul pada menit ke-69. Penalti Ramos membuat skor menjadi imbang 2-2 di menit ke-78, sebelum Jedvaj mencetak gol kemenangan pada menit ketiga injury time babak kedua.
ADVERTISEMENT
Kekalahan itu diratapi oleh pelatih Spanyol, Luis Enrique Martinez. Selepas laga, mantan gelandang Real Madrid dan Barcelona itu menyebut bahwa tim asuhannya telah diperlakukan tidak adil oleh sepak bola.
"Kami menciptakan banyak kans, beberapa di antaranya terlihat mustahil kalau bola tidak masuk ke gawang. Upaya kami juga ada yang membentur tiang. Intinya, sepak bola sudah bersikap tak adil pada kami," ucap Enrique seperti dikutip dari Reuters.
"Di gol pertama mereka, kami membuat kesalahan. Gol kedua mereka datang dari eksekusi bola mati dan mereka beruntung bisa mencetak gol di akhir laga. Pada babak kedua, kami berhak mendapat lebih. Kami jelas tidak pantas kalah, tetapi beginilah sepak bola. Kami harus menerimanya," lanjut pelatih 48 tahun itu.
ADVERTISEMENT
Luis Enrique di laga melawan Kroasia. (Foto: Reuters/Marko Djurica)
Kekalahan ini membuat posisi Spanyol terjepit. Saat ini, mereka memang masih berada di puncak klasemen dengan enam poin. Akan tetapi, dengan Inggris dan Kroasia sama-sama mengoleksi empat angka, Spanyol kudu berharap dua negara itu bermain imbang di matchday pemungkas, Minggu (18/11) malam WIB mendatang. Jika salah satu dari mereka menang, Spanyol dipastikan bakal gagal melangkah ke semifinal.
Enrique sadar akan hal itu. Oleh karenanya, mantan allenatore Roma itu pun sudah berancang-ancang untuk menatap ajang berikutnya: Kualifikasi Piala Eropa 2020.
"Aku sangat ingin sampai ke empat besar, tetapi tujuan utama kami tetaplah lolos ke Piala Eropa. Kami tahu kami berada satu grup dengan salah dua tim terbaik dunia, tetapi aku tak khawatir akan kemampuan timku. Aku bisa melihat area mana saja yang kudu dibenahi, tetapi hasil pertandingan hari ini benar-benar tidak adil," tutup Enrique.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·