• 2

Lupakan Kegagalan di AWSC, Timnas Indonesia Tatap Islandia

Lupakan Kegagalan di AWSC, Timnas Indonesia Tatap Islandia


Timnas Indonesia dan Islandia

Timnas Indonesia dan Islandia (Foto: AFP/Haraldur Gudjonsson dan Antara)
Ajang Aceh World Solidarity Cup (AWSC) 2017 telah usai digelar. Memang, di ajang yang dihelat pada 2 hingga 6 Desember 2017 itu Tim Nasional Indonesia gagal meraih kampiun. Tetapi hasil minor itu segera harus dilupakan. Pasalnya, sudah ada pekerjaan berat yang kembali harus mereka selesaikan.
Test event Asian Games Februari mendatang menjadi salah satu ujian awal sebelum menuju ajang sesungguhnya, Asian Games 2018, pada Agustus mendatang. Namun, sebelum jauh melangkah, Hansamu Yama Pranata dan kawan-kawan harus terlebih dahulu meladeni perlawanan Islandia.
Menurut rencana, "Skuat Garuda" akan melakoni laga uji tanding pada Januari 2018. Adapun, pertemuan dengan tim berjuluk "Our Boys" itu akan digelar dalam dua termin: 11 dan 14 Januari 2018.
Pelatih kepala Timnas Indonesia, Luis Milla, mengaku senang bisa berhadapan dengan salah satu klub peserta Piala Dunia 2018 tersebut. Menurutnya, ada hal baik yang bisa diambil ketika kedua negara bersua dalam sebuah pertandingan.
"Islandia, ya. Laga melawan Islandia memang masih jauh dan bagi kami adalah pengalaman yang akan sangat berguna kalau kami bisa bermain dengan mereka,” ucap Milla usai mendampingi timnya berlaga di partai pamungkas AWSC di Media Centre, Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya, Banda Aceh, Aceh, Rabu (6/12/2017).
"Mengapa saya berkata demikian, karena mereka adalah tim dengan level permainan yang tinggi. Dan di sini, saya berharap bahwa pemain saya akan berupaya untuk melakukan yang terbaik pada pertandingan itu," sambungnya.
Menghadapi peringkat ke-22 FIFA, sejatinya buka perkara mudah. Menilik pencapaian Timnas Indonesia yang belum lagi memuaskan di berbagai ajang seperti SEA Games, Kualifikasi Piala Asia, dan AWSC —serta beberapa kesempatan uji tanding— persiapan matang jelas harus dilakukan.
Kendati demikian, Milla mengungkapkan, akan terus berupaya untuk membenahi kekurangan yang ada di timnya, terutama menyoal mental pemain agar tak gentar menghadapi Islandia yang notabene berisikan pemain-pemain berkelas dunia.


"Saya rasa mental para pemain sudah sangat kuat sejauh ini, mereka tidak pernah menyerah, tidak ada satu pemain pun yang saya mengangkat tangannya di lapangan untuk menandakan bahwa mereka menyerah," kata Milla.
"Dalam setiap pertandingan pun, sampai menit trakhir kami (tim pelatih) selalu percaya mereka pasti akan berupaya untuk meraih kemenangan pada setiap pertandingan," tutupnya.
Timnas Indonesia kalah 0-1 dari Kirgistan pada pertandingan terakhir AWSC. Dengan catatan dua kemenangan —atas Brunei Darussalam dan Mongolia— dan satu kekalahan, Timnas Indonesia akhirnya gagal menjadi juara.


Sepak BolaSportsTimnas IndonesiaLuis MillaTimnas Islandia

500

Baca Lainnya