Pencarian populer

Madrid yang Mendadak Lupa Caranya Menerkam Lawan

Para pemain Real Madrid tinggalkan lapangan selepas laga lawan Atletico Madrid. (Foto: REUTERS/Javier Barbancho)

Real Madrid gagal mencetak satu gol pun dalam empat laga terakhir yang telah dijalani dalam lintas kompetisi. Memang, tak separah ketika Madrid puasa mencetak gol selama lima laga pada April 1985. Namun, apa yang terjadi kepada klub yang bermarkas di Santiago Bernabeu itu tetap saja membingungkan.

Jika 'taring' Madrid tak bisa 'menggigit', maka bagaimana Madrid bisa 'menerkam' lawannya? Dalam empat laga terakhir, Madrid sudah tiga kali kalah dan sekali imbang. Padahal, sebelum empat laga itu, Madrid telah melakoni tujuh laga. Dalam tujuh laga itu, Madrid bisa mencetak 17 gol, atau 2,4 gol per laga.

Mengherankannya lagi, sebenarnya Madrid masih tahu, loh, caranya membikin peluang. Simak saja ketika Gareth Bale dan kolega ketika menghadapi Alaves dalam laga pekan ke-8 La Liga, Sabtu (6/10/2018) silam.

Pada laga itu, Madrid mampu melancarkan 13 tembakan dalam 70% penguasaan bola. Namun, mereka justru kalah 0-1 dari Alaves karena sundulan Manuel Sanchez pada menit akhir.

Untuk perkara kemampuan mencetak gol Madrid yang mendadak hilang, ada begitu banyak opini. Salah satunya datang dari eks pemain dan pelatih Madrid, Jorge Valdano. Sosok kelahiran Las Parejas ini menyebut jika saat ini skuat besutan Julen Lopetegui ini telah kehilangan mesin pencetak gol mereka.

Selebrasi Ronaldo usai menjebol gawang PSG. (Foto: Sergio Perez / Reuters)

Ya, sosok yang dimaksud adalah Cristiano Ronaldo. Dalam 28 penampilannya untuk Madrid di lintas kompetisi, megabintang asal Portugal itu telah mencetak 44 gol. 14 di antaranya, jika mengacu laporan Transfermarkt, merupakan gol penentu kemenangan bagi Madrid. Sebagai informasi, Madrid menangi 21 laga ketika Ronaldo tampil.

Pada musim panas silam, Ronaldo telah tinggalkan Los Blancos untuk menuju Juventus. Hingga saat ini, baik Gareth Bale, Karim Benzema dan pemain-pemain andalan Madrid lainnya dipandang Valdano belum bisa mengisi ruang yang telah ditinggalkan Ronaldo.

“Masalah Real Madrid musim ini adalah rendahnya kepercayaan diri para pemain. Beberapa pemain mendadak hilang ketika tampil di lapangan,” kata sosok berusia 63 tahun itu, sebagaimana dilansir Sport.

“Padahal, memiliki penyerang yang memiliki kepercayaan diri yang tinggi secara natural sama pentingnya dengan memiliki kiper yang jago. Untuk saat ini, sayangnya, saya belum juga melihat ada sosok itu di skuat Madrid saat ini,” tutup Valdano.

So, bagaimana, Madrid?

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Selasa,21/05/2019
Imsak04:25
Subuh04:35
Magrib17:47
Isya19:00
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.21