kumparan
23 Feb 2019 4:55 WIB

Marinus soal Selebrasinya: Agar 'Bench' Kamboja Tenang

Pemain Timnas U-22 Indonesia, Marinus Wanewar (tengah) melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Timnas U-22 Kamboja dalam pertandingan Grup B Piala AFF U-22 di Stadion Nasional Olimpiade Phnom Penh, Kamboja, Jumat (22/2). Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
Marinus Wanewar layak menyandang gelar Man of the Match pertandingan antara Timnas U-22 Indonesia dan Kamboja, Jumat (22/2/2019) malam WIB. Selain dua gol kemenangan yang dibuatnya, pemain asal klub Persipura Jayapura itu juga tampil ngotot dan sukses membuat lini belakang lawan kewalahan.
ADVERTISEMENT
Marinus tak bermain statis. Bergerak ke kiri dan ke kanan menjadi kegiatan dia dalam pertandingan tersebut. Maka tak heran, pemain-pemain seperti Gian Zola, Osvaldo Haay, dan Witan Sulaeman acapkali mendapat ruang dan peluang untuk mencetak gol.
Brace yang ia cetak ke gawang Kamboja membuat Marinus telah menorehkan tiga gol di ajang Piala AFF kali ini. Penyerang bernomor punggung 3 ini tergolong subur karena di laga uji tanding terakhir menghadapi Madura United -- sebelum terbang ke Kamboja -- ia juga mencetak gol.
Selepas laga, Marinus tampak bahagia bisa mencetak gol. Dalam wawancara yang dihadiri oleh kumparanBOLA dan media lainnya, Marinus mengungkapkan kegembiraanya itu. "Saya sangat senang sekali, tidak menyangka bisa cetak dua gol. Pertandingan selanjutnya, kami harus lebih siap dan semoga bisa meraih kemenangan," ujar Marinus.
ADVERTISEMENT
Dalam pertandingan menghadapi Kamboja, Marinus beberapa kali mendapat hantaman keras. Tak jarang dirinya terjatuh dan mengerang kesakitan meski wasit tak menggubris. Marinus pun membalas perlakuan itu dengan selebrasi unik usai mencetak gol kedua. Dirinya berlari di depan bangku cadangan Kamboja sebelum akhirnya berpelukan dengan rekan-rekannya.
"Enggak apa-apa, supaya di bench Kamboja tenang saja," ucap Marinus. "Pemain Kamboja coba memancing emosi saya tapi saya tidak terpancing dan tidak mengganggu mereka."
Kinerja Marinus yang ciamik tentunya akan dibutuhkan untuk laga selanjutnya di babak semifinal, Minggu (24/9) mendatang. Apalagi, Timnas U-22 Indonesia akan melawan Vietnam yang memiliki status juara Grup A usai mendapatkan dua kemenangan dan satu imbang di tiga laga fase grup.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan