kumparan
16 Jun 2018 19:14 WIB

Masa Depan Messi di Timnas Ditentukan oleh Piala Dunia

Lionel Messi berlatih jelang melawan Islandia. (Foto: Albert Gea/Reuters)
Piala Dunia 2018 disebut-sebut sebagai Piala Dunia terakhirnya Lionel Messi. Perkara usia menjadi penyebabnya. Per 24 Juni ini, Messi akan berusia 31 tahun. Bukan umur yang produktif untuk mentas bersama Timnas.
ADVERTISEMENT
Messi adalah pengecualian. Ia berhasil membawa Barcelona sebagai tim juara. Namun, keberhasilannya di level klub tidak dibarengi dengan kesuksesan memberikan gelar juara kepada Argentina.
Bersama Timnas, Messi tertimpa kegagalan beruntun. Pada 2016, ia gagal mempersembahkan gelar juara di Copa America Centenario. Messi menjadi satu dari dua eksekutor penalti Argentina yang gagal menjalankan tugasnya.
Setahun sebelumnya, final Copa America berakhir dengan kegagalan Argentina memenangi babak adu penalti melawan Cile. Kali ini, Gonzalo Higuain dan David Banega yang tak sanggup menyarangkan bola ke gawang lawan.
Lara Messi tak hanya tentang kedua turnamen itu. Berlaga sampai ke babak final Piala Dunia 2014, Argentina pulang dengan kepala tertunduk karena kalah 0-1 dari Jerman.
ADVERTISEMENT
Asa yang sama, mempersembahkan gelar juara buat Argentina, dibawa Messi ke Rusia tahun ini. Bersama Islandia, Kroasia, dan Nigeria, Argentina bergabung di Grup D Piala Dunia 2018.
Sepintas, Argentina punya peluang besar untuk lolos ke babak 16 besar. Di laga pertama sendiri, Argentina akan berhadapan dengan tim debutan Piala Dunia, Islandia. Adapun, pertandingan ini akan digelar pada Sabtu (16/6/2018) malam WIB di Spartak Stadium.
"Orang-orang bertanya kepada saya apakah ini akan menjadi Piala Dunia terakhir saya. Sesungguhnya, saya juga tidak tahu. Ini bukan hal yang pikirkan dalam waktu dekat. Namun, keputusan itu memang bergantung pada seperti apa bulan ini berjalan," jelas Messi, dilansir ESPNFC.
Keterlibatan Messi di Timnas di Piala Dunia edisi ke-21 ini mendapat dukungan penuh dari publik Argentina dan tim. Bahkan, sang pelatih, Jorge Sampaoli pernah menegaskan bahwa tim yang dibangunnya saat ini berpusat pada Messi.
ADVERTISEMENT
Timnas Argentina jelang menghadapi Islandia. (Foto: Albert Gea/Reuters)
Sampaoli lantas menampik spekulasi tentang pensiunnya Messi dari Timnas. Sebagai pelatih, ia sadar bahwa anak didiknya mendapat tekanan. Namun Sampaoli pun percaya, pemain sekelas Messi tak akan mundur hanya karena tekanan.
"Messi sangat fit, ia melakukan persiapan dengan sangat baik. Ia begitu fokus dengan Piala Dunia kali ini. Saya tahu, ia benar-benar berharap dapat mewujudkan mimpinya tahun ini. Ia adalah seorang pemain yang begitu bertalenta, jadi saya tidak pernah berpikir ia ada di bawah tekanan."
"Pemain sekelas Messi seharusnya tidak ada di bawah tekanan, apa pun masalahnya. Yang saya tahu, ia selalu membuat orang-orang gembira dengan permainannya. Yang menentukan kapan Messi akan berhenti bukan tekanan, tapi keinginannya sendiri. Dia adalah seorang genius, dan ia bertanding sebagai pemain genius," tegas Sampaoli.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·