Pencarian populer

Matic: Karena Juara Piala FA Saja Tidaklah Cukup

Nemanja Matic jadi kunci di lini tengah MU. (Foto: Reuters/Andrew Yates)

Piala FA menjadi satu-satunya kompetisi yang masih mungkin dimenangi oleh Manchester United musim ini. Kemenangan 2-0 atas Brighton and Hove Albion, Minggu (18/3/2018) dini hari WIB, membuat United kini menjejaki babak semifinal turnamen tertua di dunia itu.

'Iblis Merah' tentunya tidak mau gelar Piala FA ini lepas dari genggaman --hal yang sudah terjadi kepada Premier League dan Liga Champions musim ini. Meski begitu, menjadi jawara Piala FA tak begitu memuaskan bagi penggawa United, Nemanja Matic.

Menurut Matic, menjadi juara di ajang Piala FA tak akan membuat musim United berjalan sempurna. "Jika kami memenangi Piala FA itu bagus, tapi tidak sempurna," ujar Matic dilansir Sky Sports.

"Kami mengikuti empat kompetisi musim ini. Jika kami hanya memenangi satu, bagi saya itu tidak cukup, tapi kami harus selalu menunjukan kemampuan terbaik yang kami miliki," lanjut pemain asal Serbia ini.

Musim ini memang tak berjalan begitu bagus untuk United. Di ajang Liga Champions, langkah United harus berhenti pada babak 16 besar. Bertanding menghadapi Sevilla, United kalah dengan agregat 1-2. Padahal, United tampil perkasa di babak grup.

Hal yang sama terjadi pada ajang Premier League. Anak asuh Jose Mouriho tertinggal jauh dari rival sekotanya, Manchester City. Vincent Kompany dan kolega hanya membutuhkan dua kemenangan lagi untuk memastikan diri menjadi kampiun di kompetisi ter-elite Inggris musim ini.

United pun dipastikan berada di posisi empat besar dan berhak atas tiket Liga Champions di musim depan. "Pada ajang Premier League ketika kamu berada di empat besar itu tidaklah sempurna, tapi cukup baik untuk bermain di Liga Champions musim depan," tutur Matic.

"Jika kami memenangi Piala FA saya tidak bisa mengatakan ini akan menjadi musim yang sukses, tapi bisa menjadi musim yang bagus," tutup Matic.

Sejatinya, langkah United untuk menjadi kampiun Piala FA tidaklah mudah. Pada babak semifinal 21/22 April mendatang di Stadion Wembley, Antonio Valencia dan kolega akan mendapat adangan dari tim kuat Tottenham Hotspur.

Tim besutan Mauricio Pochettino itu memang kerap menjadi batu sandungan untuk United. Pada pertemuan terakhir kedua tim di ajang Premier League, Spurs berhasil menumbangkan United dengan skor 2-0. Catatan buruk United tidak hanya itu, dalam enam laga terakhir di London, United tidak pernah sekalipun meraih kemenangan.

Rinciannya, United imbang tiga kali dan kalah tiga kali. Terakhir kali United berhasil menang menghadapi Spurs di London ialah pada musim 2011/12. Saat itu, United berhasil menang dengan skor 3-1 lewat dua gol Ashley Young dan satu gol Wayne Rooney. Spurs hanya bisa membalas lewat gol Jermain Defoe.

Meski catatan United buruk, tapi Matic punya kenangan manis saat berjumpa Spurs di babak semifinal Piala FA. Tepatnya musim lalu, Matic berhasil membantu tim lamanya Chelsea untuk menyingkirkan 'Bunga Lili Putih' di semifinal.

Tidak tanggung-tanggung, Matic berhasil mencetak satu gol cantik dalam kemenangan 4-2 Chelsea. Well, pada musim ini mampukah Matic membantu United untuk menyingkirkan Spurs?

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: web: