kumparan
16 Mar 2019 7:22 WIB

Memori Man United Raih Treble di Camp Nou Lambungkan Asa Solskjaer

Solskjaer mengenakan rompi pemain cadangan di pinggir lapangan. Foto: Christian Hartmann/Reuters
Setelah Barcelona dipastikan menjadi lawan Manchester United di perempat final Liga Champions 2018/19, Ole Gunnar Solskjaer langsung disibukkan dengan banyaknya pesan singkat yang masuk ke gawainya.
ADVERTISEMENT
Pesan itu datang dari rekan-rekannya sebagai dukungan dan mengingatkan Solskjaer bahwa United pernah berjaya di markas Blaugrana, Camp Nou. Pada Mei 1999, United mengalahkan Bayern Muenchen untuk meraih trofi Liga Champions--sekaligus melahirkan treble bagi 'Iblis Merah'.
Solskjaer sendiri adalah lakon utama kemenangan United atas Bayern 20 tahun lalu itu. United yang tertinggal 0-1, lalu menyamakan kedudukan lewat Teddy Sheringham, keluar sebagai pemenang dengan skor 2-1 via gol Solskjaer di menit 90+3.
Berdasar keterlibatan langsung di momen emas itu, rekan-rekannya melalui pesan singkat tadi, melemparkan keyakinan bahwa bersama Solskjaer, United bisa mengatasi Barcelona di Camp Nou pada leg kedua, Kamis (17/4/2019) dini hari WIB, dan melangkah ke semifinal.
"Saya mendapat banyak pesan singkat dari teman-teman yang mengatakan bahwa tahun ini, kami bisa melaju jauh (di Liga Champions) karena nomor punggung saya 20 (saat masih bermain), dan kini sudah 20 tahun berlalu dari momen juara itu, kami akan pergi ke Camp Nou lagi," kata Solskjaer dilansir situs resmi klub.
ADVERTISEMENT
"Saat itu adalah malam terbesar yang pernah terjadi dalalm karier sepak bola saya. Tentu saja, juga bagi semua pemain di dalam tim. Saat itu menjadi malam yang sangat luar biasa," tuturnya menambahkan.
Kini, meski sosok asal Norwegia tersebut tak lagi bermain, ia mengingat euforia 20 tahun silam itu sebagai lecutan motivasi untuk menghadapi Barcelona. Pasalnya, sebelum bersua di Camp Nou, leg pertama akan tersaji di Old Trafford pada Rabu (11/3/2019) dini hari WIB.
"Kami memang ingin mendapatkan lawan yang hebat, tim besar, tim yang paling kuat dan (lawan) kami itu memang seharusnya Barcelona. Kami sangat optimistis dengan pertemuan ini."
Selebrasi dari Marcus Rashford. Foto: Reuters/John Sibley
Akan tetapi, Barcelona jelas bukan lawan sembarangan, bahkan bisa dikatakan skuat Ernesto Valverde lebih diunggulkan. Beberapa alasannya adalah rekor pertemuan. Dari delapan perjumpaan di Liga Champons, Barcelona cuma kalah sekali, empat imbang, dan tiga kali menang--yang dua di antaranya terjad di final (2009, 2010).
ADVERTISEMENT
Dua kemenangan di final itu tak terlepas dari peran Lionel Messi yang selalu mencetak gol di dua laga pemungkas tersebut. La Pulga pun berpotensi menjadi momok buat United nanti. Pasalnya, Messi tercatat sudah mencetak 22 gol ke gawang tim wakil Inggris di Liga Champions.
Meski begitu, publik United bisa berharap pada motviasi Solskjaer yang semakin meninggi lantaran memori kesuksesan 20 tahun silam di Camp Nou, bisa membawa mereka melaju jauh di Liga Champions.
Undian perempat final Liga Champions serta rute menuju final. Foto: kumparan/Basith Subastian
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan