Pencarian populer

Menakar Untung-rugi Atletico dan Sporting di Laga Genting

Pemain Atletico Madrid merayakan gol. (Foto: Anders Kjaerbye / REUTERS )

Atletico Madrid mengemban misi tak sembarangan saat menghadapi Sporting CP pada leg kedua babak perempat final Liga Europa, Jumat (12/4/2018) dini hari WIB.

Kekalahan Barcelona dari AS Roma, disusul dengan gugurnya Sevilla di tangan Bayern Muenchen di pentas Liga Champions, secara tak langsung memberikan beban kepada Atletico. Jika Real Madrid menjadi pembawa panji 'Negeri Matador' di Liga Champions, merekalah yang menjadi tonggak di Liga Europa.

Masalahnya, pasukan Diego Simeone itu akan bermain di Estadio Jose Alvalade yang terkenal angker. Bagaimana tidak? Di lintas ajang sepanjang musim ini, hanya sekali Sporting dibuat tak berdaya.

Kekalahan itu juga dinilai wajar karena Barcelona yang mengalahkan mereka, dengan skor tipis 1-0 pula. Bahkan, klub sekaliber Juventus sekalipun hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan mereka.

Deskripsi di atas cukup merepresentasikan kecilnya kans Atletico untuk mempermalukan Sporting dini hari nanti. Situasi makin pelik bagi Los Colchoneros karena badai cedera menghantam lini pertahanan mereka.

Atletico dipastikan kehilangan Filipe Luis dalam durasi yang relatif lama, disusul dengan Jose Gimenez dan Sime Vrsaljko yang masih diragukan tampil. Praktis, Jan Oblak hanya bisa mengandalkan Stefan Savic dan Luis Hernandez --selain Diego Godin dan Juanfran yang rutin melindungi kiper asal Slovenia itu.

Oke, komposisi Savic dan Godin bisa dibilang solid. Akan tetapi, peran Luiz sebagai full-back kiri tak bisa digantikan dengan sempurna oleh Hernandez.

Bukan rahasia lagi jika format 4-4-2 yang diusung Diego Simeone membutuhkan kontribusi dari sektor bek sayap. Dan dalam kasus ini, Luis yang jadi aktornya.

Pemain asal Brasil itu mencatatkan rata-rata 1,2 umpan kunci pada tiap laga di La Liga. Ia hanya kalah dari Antoine Griezmann dan Koke yang memang diplot sebagai pemrakarsa peluang.

Filipe Luis mengerang kesakitan akibat cedera, (Foto: REUTERS/Sergei Karpukhin)

Jumlah gol Atletico pun juga mengalami penurunan sejak Luis didera cedera tengah bulan lalu. Rata-rata, hanya 1,25 gol di tiap pertandingan yang mereka bukukan. Bandingkan dengan torehan gol mereka yang menyentuh angka 2,75 per laga --terhitung dari awal Maret hingga Luis mulai ditepikan.

Gamblangnya, kini kombinasi Diego Costa dan Griezmann tak lagi semaksimal dulu karena minimnya sokongan dari sisi full-back.

Tentu kami tak hanya memberikan kabar buruk bagi para pendukung Atletico. Ada juga berita baik yang memungkinkan juara La Liga edisi 2013/2014 itu untuk mengandaskan perlawanan tuan rumah.

Jika menghitung untung-rugi ketersediaan pemain, Sporting mengalami kerugian dibanding tim tamu. Bas Dost mengalami larangan bertanding akibat suspensi. Bisa dibayangkan sulitnya Sporting mengejar defisit dua angka tanpa striker yang sudah mengemas 30 gol untuk mereka di semua ajang.

Besar kemungkinan Fredy Montero yang mencetak brace ke gawang Viktoria Plzen akan dipercaya Jorge Jesus sebagai pengganti Dost. Keputusan yang lebih bijak daripada memilih Seydou Doumbia yang belum mencetak gol di ajang Liga Portugal musim ini.

Selebrasi Bas Dost. (Foto: Reuters/Rafael Marchante)

Tak cukup sampai di situ. Sporting juga diharuskan bermain tanpa Fabio Coentrao lantaran akumulasi kartu. Bek yang membawa Madrid meraih dua titel Liga Champions itu merupakan andalan terdepan untuk meredam serangan lawan dengan kemampuan intersep dan tekelnya. Belum lagi dengan gelandang powerful, William Carvalho, yang belum bisa dipastikan bermain karena kondisinya belum 100% fit.

Atletico terbentur dengan catatan impresif Sporting saat bermain kandang, serta absennya Luis yang memengaruhi produktivitas lini depan mereka. Meskipun begitu, Sporting juga tidak dalam kondisi baik-baik saja.

Klub yang berbasis di Lisbon akan bermain minus mesin gol mereka, Dost dan Coentrao. Itu juga belum dihitung dengan Carvalho yang statusnya belum positif untuk turun.

Tak mudah memang untuk Atletico meraja di Estadio Jose Alvalade. Namun, di satu sisi, bukan perkara gampang bagi Sporting untuk mengejar defisit dua gol mereka demi lolos ke semifinal.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.36