Pencarian populer

Menang Banding, Investigasi terhadap PSG Soal FFP Dihentikan

Skuat PSG lakoni sesi latihan di Ooredoo Training Centre. Foto: REUTERS/Gonzalo Fuentes

Pengajuan banding yang dilayangkan Paris Saint-Germain (PSG) terhadap Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) membuahkan hasil. Investigasi yang dilakukan oleh UEFA menyoal kemungkinan pelanggaran PSG terhadap Financial Fair Play (FFP) resmi dihentikan menyusul banding ini.

Investigasi yang dilakukan UEFA terhadap PSG mengenai FFP ini sebenarnya dilakukan di bulan September 2017 lalu. Kala itu, PSG memang dicurigai melakukan pelanggaran terhadap FFP setelah memboyong Neymar dan Kylian Mbappe dengan total biaya transfer dua pemain ini mencapai 388 juta euro.

Meskipun begitu, investigasi tersebut tak menjadi masalah karena sudah ditutup di tanggal 13 Juni 2018 silam dan tak ditemukan pelanggaran yang dilakukan oleh Les Parisiens. Yang menjadi persoalan adalah keputusan UEFA untuk membuka kembali investigasi ini.

Berdasarkan pemaparan Get French Football News (@GFFN), UEFA terlambat untuk membuka ulang investigasi ini secara formal. Badan organisasi yang menaungi sepak bola di Eropa tersebut sebenarnya sudah membuka ulang investigasi terhadap PSG di tanggal 22 Juni 2018. Namun, UEFA baru mengumumkan investigasi ulang ini secara formal di tanggal 3 Oktober 2018.

Akibat dari kealpaan ini fatal. UEFA melanggar aturan yang mereka buat sendiri, yang menyatakan bahwa investigasi ulang mesti dibuka secara formal dalam batas waktu maksimal 10 hari setelah penutupan.

Seperti apa yang tertulis di The Guardian, banding yang diajukan PSG terkait dengan permasalahan investigasi ulang yang dilakukan oleh UEFA. Keterlambatan UEFA dalam mengumumkan investigasi ulang secara formal tersebut menjadi celah yang dimanfaatkan PSG.

Hasilnya tentu saja bisa ditebak. Kesalahan UEFA ini menjadi pertimbangan CAS untuk memenangkan banding PSG dan menghentikan investigasi ulang tersebut.

Efeknya ternyata lebih besar sekadar penghentian investigasi. Berkat kemenangan di pengadilan ini, PSG pun imun dari investigasi dan hukuman menyoal FFP hingga pengecekan berikutnya, yang akan berlangsung di akhir musim 2018/2019 ini.

Logo UEFA. Foto: Getty Images for UEFA/Harold Cunningham

Melalui situs resminya, PSG mengumumkan keputusan CAS ini. Klub yang dimiliki oleh Qatar Group Investment ini juga mengaku bahwa mereka selalu taat terhadap aturan yang dibuat UEFA dan Badan Kontrol Finansial (CFCB)-nya.

“PSG menegaskan bahwa kami selalu menaati aturan dan selalu merespon permintaan UEFA dan CFCB secara tenang dan transparan,” begitu tulisan yang ada di rilis resmi PSG.

Kendati begitu, keputusan CAS eksklusif pada kasus PSG dan UEFA saja. Investigasi UEFA terhadap klub-klub lain mengenai FFP tetap akan berlangsung dan tidak terpengaruh oleh keputusan CAS ini.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: web: