kumparan
31 Jan 2019 19:14 WIB

Mendatangkan Teco, Mendongkrak Prestasi Bali United

Gelandang Bali United, Stefano Lilipaly. (Foto: Nyoman Budhiana/Antara)
Pergantian nakhoda tim dari Widodo C. Putro ke Stefano 'Teco' Cugurra tak cuma memicu perombakan skuat Bali United, tetapi juga mendongkrak optimisme Stefano Lilipaly.
ADVERTISEMENT
Liga 1 2018 bukan musim yang memuaskan bagi Lilipaly maupun Bali United. Mengusung target menjadi kampiun pada awal musim, 'Serdadu Tridatu' justru finis di peringkat ke-11 dengan koleksi 45 poin hasil dari 12 kemenangan, sembilan imbang, dan 13 kali kalah.
Pencapaian tersebut kontras dengan musim 2017 manakala Bali United berada di posisi kedua klasemen akhir. Terasa lebih mengesankan lantaran Lilipaly dan kolega cuma kalah secara head-to-head dari Bhayangkara FC yang keluar sebagai juara.
Bali United kalah dari Yangon United (Foto: ANTARA FOTO/Erwin Prasetyo/Bali United FC)
Ada sejumlah faktor yang membuat prestasi Bali United tergerus. Mulai dari jadwal padat karena mesti mentas di Piala AFC, cedera pemain, sampai pemanggilan Timnas. Internal tim pun sempat tergoncang karena sang pelatih, Widodo, mengundurkan diri setelah laga pekan ke-32 selesai.
ADVERTISEMENT
Manajemen Bali United pun bergerak tangkas dan efisien dalam bursa transfer menjelang Liga 1 2019. Setelah menunjuk Teco sebagai pelatih, Bali United merekrut Willian Pacheco, Samuel Reimas, Leonard Tupamahu, Michael Orah, Gunawan Dwi Cahyo, Haudi Abdillah, Gusti Sandria, dan Ahmad Maulana.
Dari kacamata Lilipaly, perekrutan tersebut dapat mendongkrak prestasi Bali United untuk musim depan. Apalagi, sang juru taktik baru saja mengantarkan Persija Jakarta menjejak kejayaan dengan mengawinkan trofi Piala Presiden 2018 dan Liga 1 2018.
"Semua orang sudah tahu pencapaian Coach Teco. Musim lalu adalah pencapaian besar. Mudah-mudahan Coach Teco bisa memberikan energi positif untuk tim. Saya pribadi memiliki keyakinan bila kehadirannya bisa membawa kami (Bali United) kembali ke papan atas," ucap Lilipaly sebagaimana mengutip laman resmi klub.
ADVERTISEMENT
"Saya juga senang dengan kehadiran pemain baru dalam tim. Semoga kehadiran mereka bisa memberikan sesuatu yang lebih baik untuk tim," lanjutnya.
Loading Instagram...
Sebuah pemikiran logis pula apabila pemain naturalisasi asal Belanda itu menargetkan gelar juara untuk musim 2019. Selain operasi tranfsfer yang apik, manajemen Bali United juga berhasil mempertahankan pemain kunci macam Ilija Spasojevic, Wawan Hendrawan dan Melvin Platje.
"Target saya untuk tim tentu ingin membawa Bali United ke posisi yang seharusnya, yaitu papan atas, karena sebenarnya tim kami punya kualitas. Tapi, saya rasa kualitas saja tak cukup. Harus diikuti dengan kerja keras untuk mencapai segala hal yang kami inginkan. Secara pribadi, saya berharap bisa membantu tim dengan mencetak banyak gol dan assist untuk Bali United musim ini (2019)," tutup Lilipaly.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan