kumparan
4 Feb 2019 6:41 WIB

Menyoal Debut Alvaro Morata Bersama Atletico Madrid

Debut Alvaro Morata Bersama Atletico Madrid berakhir dengan kekalahan. Foto: AFP/Jorge Guerrero
Bukan kekecewaan yang dilayangkan Diego Simeone setelah Atletico Madrid keok dari Real Betis, melainkan pernyataan optimistis bahwa kans Los Rojiblancos merengkuh trofi liga tergolong besar.
ADVERTISEMENT
Atletico tumbang 0-1 dari Betis dalam pekan ke-22 La Liga di Stadion Benito Villamarian, Minggu (3/2/2019) malam WIB. Gol kemenangan Verdiblancos hadir dari kaki Sergio Canales via tendangan penalti menit 64.
Hasil akhir tak benar-benar dapat mencerminkan bagaimana laga berlangsung. Pasalnya, Atletico yang memeragakan permainan efektif banjir peluang. Antoine Griezmann dan kolega mampu melepaskan 13 upaya, tetapi cuma 1 yang tepat sasaran. Berbeda dengan Betis. Dari 7 percobaan, hadir 3 tembakan menuju target.
Simeone harus memperbaiki lini belakang timnya. Foto: Gonzalo Arroyo Moreno/Getty Images
Merujuk statistik tersebut, sorotan tajam tentu tertuju pada Alvaro Morata. Pemilik nama terakhir itu direkrut pada bursa transfer Januari musim 2019 untuk mendongkrak produktivitas gol Atletico, tetapi Morata justru menghamburkan peluang. Dari 4 upaya, hanya 1 yang mengarah tepat ke gawang.
ADVERTISEMENT
Meski demikian, Simeone tak waswas. Pelatih asal Argentina itu tetap percaya bahwa Morata adalah salah satu penyerang yang lihai menuntaskan serangan. Seperti yang ia ungkapkan dalam jumpa pers sebelum laga vs Betis. Oleh karena itu, Simeone menaruh harapan besar agar eks pemain Chelsea itu segera berkontribusi untuk Atletico.
"Saya sedang berbicara tentang tim. Ada beberapa kesempatan lagi bagi dua pemain tersebut (Griezmann dan Morata di lini depan Atletico). Mari kita berharap agar Morata terus berkontribusi. Tadi, kami tak menemukan solusi sampai pertandingan berakhir," ucap Simeone sebagaimana dilansir Marca.
Simeone agak menyesali keputusan wasit David Medie Jimenez. Ya, pada pertengahan babak kedua, Morata dijatuhkan oleh Zouhair Feddal di dalam kotak 16. Akan tetapi, Jimenez tak menunjuk titik putih dan melanjutkan permainan.
ADVERTISEMENT
Karena kekalahan tersebut, Atletico gagal memangkas gap dengan Barcelona selaku pemuncak klasemen dan bertahan di peringkat kedua klasemen sementara setelah mengoleksi 44 poin. Catatan tak terkalahkan Atletico di liga sejak September tahun lalu terputus dan kans menjadi kampiun pun tergerus. Kendati begitu, Simeone tetap mengusung sikap tenang.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan