kumparan
20 Sep 2019 7:18 WIB

Meriam Muda Arsenal yang Meledak di Frankfurt

Pemain muda Arsenal, Bukayo Saka (kanan) bersama sang kapten, Granit Xhaka. Foto: REUTERS/Kai Pfaffenbach
Beberapa pemain muda Arsenal bersinar kala ‘Meriam London’ mengalahkan Eintracht Frankfurt dengan skor 3-0 di laga Liga Europa, Kamis (19/9/2019) malam WIB. Pemain-pemain muda tersebut kemudian diganjar dengan pujian oleh sang pelatih, Unai Emery.
ADVERTISEMENT
Di pertandingan melawan Frankfurt itu, Emery menurunkan tiga pemain jebolan tim akademi, Joe Willock, Bukayo Saka, dan Emile Smith Rowe sebagai starter. Sang pelatih mengakui bahwa pertandingan Liga Europa memang menjadi kesempatan baginya untuk menurunkan pemain-pemain muda.
“Kami memiliki kemungkinan untuk memainkan pemain muda, memberikan mereka menit bermain, dan membagikan mereka kesempatan untuk merumput bersama pemain-pemain yang berpengalaman. Performa mereka malam ini sangat bagus. Kami bermain sesuai keinginan dengan keberadaan mereka dan pemain yang lebih tua,” ucap Emery, dilansir situsweb resmi Arsenal.
Ketiga pemain muda itu memang tampil memukau. Smith Rowe beberapa kali melepaskan umpan-umpan yang akurat. Willock menunjukkan kapabilitasnya sebagai gelandang box to box lewat catatan tiga dribel sukses, tiga operan kunci, dan satu gol.
ADVERTISEMENT
Namun, yang paling istimewa adalah Saka. Penyerang sayap berusia 18 tahun itu terlibat langsung dalam semua gol Arsenal di laga ini. Ya, Saka berhasil mengemas satu gol plus mengkreasikan dua lainnya.
Selain itu, Saka juga mampu mengobrak-abrik pertahanan Eintracht lewat visi dan dribelnya. Pemuda berkaki kidal itu berhasil mencatatkan lima operan kunci dan tiga dribel sukses.
Emery pribadi menyoroti penampilan Saka. Menurut pelatih asal Spanyol itu, Saka mempertunjukkan kepercayaan diri yang tinggi dalam penampilannya di laga ini.
“Dengan golnya, dengan penampilannya, ia (Saka) berhasil menunjukkan rasa percaya diri ketika melakukan penyelesaian akhir. Fisiknya juga begitu kuat kali ini.”
Pujian terhadap Saka juga datang dari Willock. Menurut gelandang berusia 20 tahun itu, Saka adalah pemain yang spesial.
ADVERTISEMENT
“Ia adalah pemain yang spesial, dan ia berhasil mencetak satu gol dan mendapatkan dua assist. Secara keseluruhan, saya pikir kami tampil bagus. Ini adalah laga yang penting untuk kami,” kata Willock.
Penampilan Saka jelas spesial. Namun, Emery juga tak luput memberikan perhatian kepada Smith Rowe dan Willock. Menurut Emery, Smith Rowe berhasil menunjukkan performa yang oke setelah cedera. Pemuda berusia 19 tahun itu memang sempat mengalami cedera groin dan otot di 2018/2019 lalu.
Sementara, Emery melabeli Willock sebagai pemain yang agresif. Ketimbang Smith Rowe dan Saka, Willock memang lebih dipercaya oleh Emery di 2019/2020. Willock sudah tampil sebanyak empat kali—tiga di antaranya sebagai starter—di Premier League. Dari situ, performa apiknya tak terlalu mengagetkan.
ADVERTISEMENT
“Setelah cedera, Smith Rowe akhirnya tampil untuk yang pertama kalinya bersama kami di musim ini, dan ia tampil baik. Willock sangat agresif di lini tengah, dan sangat baik dalam memaksimalkan ruang. Ia semakin baik di tiap laga,” pungkas Emery.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan