kumparan
15 Jun 2019 2:27 WIB

Milan Resmi Berikan Jabatan Penting untuk Maldini dan Boban

Calon direktur olahraga Milan, Paolo Maldini. Foto: AFP/Fayez Nureldine
AC Milan berbenah. Kegagalan di musim 2018/19 membuat mereka memutuskan untuk merombak manajemen klub. Gennaro Gattuso turun dari jabatan pelatih, sedangkan Leonardo Araujo mundur dari posisinya sebagai direktur olahraga Milan.
ADVERTISEMENT
Rossoneri memang belum memutuskan nakhoda yang memandu Gianluigi Donnarumma dan kawan-kawan dalam mengarungi musim 2019/20. Namun, untuk posisi direktur olahraga, mereka telah resmi menunjuk Paolo Maldini yang sebelumnya mengisi jabatan direktur pengembangan strategis.
"Paolo mewujudkan kualitas itu dan nilai-nilai itu yang merupakan unsur pembangun klub," kata Gazidis dilansir situs web resmi klub.
“Saya senang melihatnya sebagai pimpinan direktur olahraga tim. Dengannya, kami akan dapat membangun klub modern, dibentuk oleh para profesional dengan kualitas terbaik."
Sebenarnya pengangkatan Maldini sebagai direktur olahraga bukanlah sesuatu yang mengejutkan. Akhir bulan lalu, Ivan Gazidis selaku CEO Milan telah mengatakan bakal menunjuk mantan kapten Diavolo itu sebagai pengganti Leonardo --yang kembali ke Paris Saint-Germain. Menurut Gazidis, Maldini adalah sosok sempurna yang mewakili nilai dan budaya Milan itu sendiri.
ADVERTISEMENT
Para petinggi Milan: Leonardo, Gazidis, dan Maldini Foto: MARCO BERTORELLO / AFP
Loyalitas Maldini tak perlu diragukan lagi. Milan jadi satu-satunya klub yang ia bela sepanjang kariernya --dari periode 1984/85 hingga 2008/09. Selama itu pula Maldini sukses mempersembahkan 25 trofi untuk klub yang bermarkas di San Siro tersebut. Itulah mengapa Gazidis yakin akan kredibilitas Maldini.
“Saya yakin Paolo dapat memproyeksikan pengalaman, visi, dan kepemimpinannya nanti. Paolo adalah bagian integral dari AC Milan dan mengetahui jalan menuju sukses. Dia akan menjadi titik referensi penting bagi semua orang," lanjut Gazidis.
Bukan cuma Maldini yang mendapatkan kehormatan untuk kembali ke Milan, melainkan juga Zvonimir Boban. Pemain yang berseragam Milan pada medio 1991-2001 itu diangkat menjadi Chief Football Officer Milan.
"Orang-orang di AC Milan adalah keluarga saya dan kota Milan serta Italia adalah rumah saya. Saya memiliki keinginan besar untuk membantu klub yang mulia dan sangat berarti bagi saya ini untuk kembali ke tempat yang seharusnya," ungkap Boban.
ADVERTISEMENT
Boban bukanlah orang baru dalam manajemen yang mengurusi tetek bengek sepak bola. Setelah gantung sepatu di akhir musim 2001/02, pria asal Kroasia itu menggeluti jurnalisme dan sempat menjadi wakil sekretaris jenderal FIFA sejak 2016. Bersama Presiden FIFA Gianni Infantino, Boban telah menangani proyek-proyek penting pada Piala Dunia Antarklub serta penerapan Video Assistant Referee (VAR).
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan