Pencarian populer

Pemain Persija soal Isu 'Settingan': Sandi Sute Terganggu, Ismed Cuek

Pemain Persija, Ismed Sofyan (Foto: Iqbal Firdaus/kumparan)

Isu pengaturan pertandingan di kompetisi Liga 2 mulai menggerus Liga 1. Teraktual, Persija Jakarta jadi bahan pembicaraan terkait isu pengaturan pertandingan saat mereka menghadapi Bali United pada pekan ke-33 Go-Jek Liga 1, Minggu (2/12/2018) lalu, di Stadion I Wayan Dipta.

Pada laga yang berkesudahan dengan skor 2-1 untuk kemenangan Persija itu, muncul dugaan bahwa laga sudah diatur agar 'Macan Kemayoran' bisa menang. Di klasemen, raihan 3 poin yang didapatkan Persija membikin mereka naik ke peringkat pertama dengan raihan 59 poin.

Capain itu juga sekaligus menggeser PSM Makassar dari urutan pertama klasemen. Sehari setelahnya, saat PSM bersua Bhayangkara FC di Stadion PTIK, pertandingan berakhir imbang tanpa gol.

Imbas dari kejadian ini, Persija menjadi kambing hitam. Kemenangan yang mereka raih dirasa tak normal lantaran pertandingan berkesudahan tanpa adanya tambahan waktu di babak kedua.

Laga melawan Bali United itu sendiri berakhir pada menit ke-103. Sebelumnya, ada tiga kejadian penyalaan flare yang membuat wasit Djumadi Ependi dan perangkat pertandingan lain menghentikan laga. Setelah berdiskusi dengan kedua kesebelasan, laga dihentikan tanpa adanya tambahan waktu.

Nah, jelang laga pemungkas Persija musim ini menghadapi Mitra Kukar pada Minggu (9/12) mendatang, Persija juga disebut-sebut akan menjadi pemenang dan dengan mudah meraih gelar juara. Isu ini sedikit mengganggu para penggawa Persija, tak terkecuali Sandi Darma Sute.

''Sebenarnya mengganggu, tetapi saya pribadi enggak mau mikirin banget dan kami coba pikir positif saja," kata Sandi ketika ditemui di Lapangan TNI AU, Halim, Jakarta Timur.

Gelandang Persija, Sandi Sute. (Foto: Dok. Persija)

''Masalah itu biar mereka mereka saja yang mau ngomong apa. Terpenting, di tim jangan sampai pecah. Fokus saja sama pertandingan,'' imbuhnya.

Kapten Persija, Ismed Sofyan, juga buka suara. Jika Sandi mengaku terganggu, penggawa 39 tahun ini lebih cuek ketimbang rekannya.

''Kalau saya berpikir, sekarang ini orang-orang 'kan mencari-cari kesalahan dan mencari penyebab. Kami ini di Persija bekerja dari Januari hingga sekarang di Desember selalu fight di setiap pertandingan. Kalau selama ini dikira settingan-settingan, kalau kami tak bikin gol apakah bisa menang? 'Kan tidak,'' kata Ismed.

''Jadi kalau ada isu demikian seperti 'anjing menggonggong' sajalah saya mikirnya. Enggak perlu ditanggapi karena ada orang atau pihak-pihak tertentu yang enggak kepengin Persija juara. Kami dari pemain kompak semua, Insyaallah enggak terpengaruh,'' tegasnya.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: web: