Pencarian populer

Pemainnya Terekam Hirup Gas Tertawa, Arsenal Siap Beri Peringatan

Aubameyang dan Lacazette melakukan selebrasi. (Foto: John Sibley/Reuters)

Nama Arsenal sedang harum-harumnya saat ini. Akhir pekan lalu mereka berhasil melakukan comeback dan menang atas Tottenham Hotspur dalam pertandingan Derbi London Utara. Sesudahnya, dalam laga melawan Manchester United, Kamis (6/12/2018) dini hari WIB, mereka sukses mempertahankan rekor tak terkalahkan dalam 20 pertandingan berkat hasil imbang 2-2.

Tiba-tiba saja, Arsenal yang kini diasuh oleh Unai Emery itu menjadi idola. Publik sepak bola dibuat lupa bahwa baru musim lalu Arsenal adalah sasaran hujatan karena penampilan buruknya di bawah rezim Arsene Wenger.

Di tengah harumnya nama Arsenal itu, muncul bau tak sedap. Pada Jumat (7/12), tabloid The Sun merilis foto dan video yang menunjukkan sejumlah pemain Arsenal tengah berpesta. Pesta itu bukan pesta biasa karena di sana mereka mengonsumsi gas tertawa dengan ditemani 70 wanita.

Alexandre Lacazette, Mesut Oezil, Pierre-Emerick Aubameyang, Sead Kolasinac, sampai pemain remaja Matteo Guendouzi terlihat dalam rekaman video dan foto tadi. Kelima pemain ini tertangkap kamera mengonsumsi gas tertawa yang dikemas dalam balon-balon. Selain mereka, ada pula Henrikh Mkhitaryan dan Shkodran Mustafi tetapi dua pemain ini tidak tampak mengonsumsi zat beracun tersebut.

Gas tertawa sendiri dikenal dengan nama hippy crack di Inggris. Pada dasarnya, gas yang terkandung di sana adalah dinitrogen monoksida (N2O). Gas ini sendiri sebenarnya merupakan zat legal. Syaratnya, ia harus digunakan untuk kepentingan tertentu seperti industri kesehatan dan otomotif. Dinitrogen monoksida menjadi substansi ilegal ketika ia digunakan untuk konsumsi pribadi.

Menurut dokumen resmi pemerintah Inggris, dinitrogen monoksida masuk dalam kategori zat berbahaya. Para pemakainya memang akan merasa rileks dan bahagia, tetapi jika dikonsumsi berlebihan ia bisa menyebabkan turunnya tekanan darah, hilangnya kesadaran, sampai serangan jantung.

Dalam video yang dirilis The Sun tadi, ada satu pemain yang sampai kehilangan kesadaran usai mengonsumsi gas tertawa, yakni Guendouzi. Ketika pemain 19 tahun itu terkapar di sofa, rekan-rekan yang ada di sekitarnya tertawa sejadi-jadinya.

Menanggapi tersebarnya video yang direkam pada Agustus silam ini, Arsenal melalui seorang juru bicaranya telah menegaskan bahwa mereka akan berbicara pada pemain-pemain yang terlibat dalam kejadian ini. "Mereka akan diingatkan soal tanggung jawab sebagai perwakilan klub," ujar juru bicara tersebut.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: web: