kumparan
18 Sep 2019 13:18 WIB

Persija Rekrut Syaffarizal Agri di Pengujung Bursa Transfer

Pemain anyar Persija, Syaffarizal Agri (kanan), dalam sesi perkenalan di kantor Persija. Foto: Dok. Media Persija Jakarta
Persija Jakarta sukses mendaratkan satu pemain pada detik-detik penutupan bursa transfer tengah musim Liga 1 2019. Pada 16 September 2019 yang merupakan hari terakhir perekrutan pemain, Persija mendatangkan Syaffarizal Mursalin Agri.
ADVERTISEMENT
Nama pemain yang biasa disapa Farri ini mungkin masih asing di telinga publik sepak bola Tanah Air. Itu perkara wajar mengingat pemain yang membela Al Markhiya di Liga Qatar ini belum pernah merumput di Indonesia.
Kendati demikian, Farri merupakan putra asli Indonesia. Hanya, pemain kelahiran Lhokseumawe, Aceh, ini membela tim senior Al Khor sejak 2009 hingga 2015. Bahkan setahun sebelumnya, Farri sudah bermain untuk akademi Al Khor.
Pada 2015, ia hengkang ke Al Ahli. Membela Al Ahli sampai 2017, Farri angkat kaki ke Al-Markhiya.
Pemain anyar Persija, Syaffarizal Agri, dalam sesi perkenalan di kantor Persija. Foto: Dok. Media Persija Jakarta
Dua hari setelah mengikat kontrak, Farri diperkenalkan secara resmi oleh Direktur Marketing dan Bisnis Persija, Andika Suksmana. Perkenalan pemain dilakukan di kantor Persija, yakni di Perkantoran Rasuna, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (18/9).
ADVERTISEMENT
"Kami sudah memantau dia selama satu bulan terakhir dan tak kami tutupi juga, ada peran Coach Eduardo [Perez, asisten pelatih Persija, red] yang memantau dia di Qatar," ujar Andika.
"Dia juga sempat ditanyakan oleh pelatih Timnas kita, ya, yaitu Coach Simon McMenemy. Selain referensi dua pelatih tersebut, kami meminta rekomendasi dari pelatihnya di klub sebelumnya," jelas Andika.
"Mengingat kebutuhan tim Persija, akhirnya kami memutuskan untuk merekrut Farri di pertengahan musim ini. Sebagai pemain, dia bisa berposisi sebagai gelandang serang, winger, dan bisa juga sebagai penyerang," jelasnya.
Farri menjadi rekrutan kelima Persija. 'Macan Kemayoran' sudah mendatangkan dua bek, Alexandre Luiz Reame alias Xandao dan Fachrudin Wahyudi Aryanto.
Sektor gelandang juga tidak luput dari pembenahan. Buktinya Persija merekrut Joan Tomas Campasol dan Rachmad Hidayat.
ADVERTISEMENT
Pada kesempatan yang sama, Farri tak menutupi rasa bahagianya bisa bergabung dengan Persija. Setelah lama merantau meninggalkan Indonesia, ia tak bisa mengabaikan panggilan pulang ke Tanah Air.
"Jelas saya senang, ya, sekitar 22 atau 23 tahun saya sudah di sana. Saya sudah lama ingin jadi bagian di negara ini, khususnya untuk sepak bola," kata Farri.
"Tak lupa saya sampaikan terima kasih kepada manajemen Persija yang memberikan kesempatan kepada saya membela Persija selama beberapa bulan ke depan," jelasnya.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan