kumparan
13 Jun 2018 7:46 WIB

Piala Dunia 2018: Coutinho Rayakan Ulang Tahunnya seperti Anak SMA

Coutinho ulang tahun. (Foto: Twitter @PrincessRutzky)
Karena bukan peramal, maka kami tak tahu apakah Anda adalah pihak yang pro atau kontra terhadap tradisi melempar telur dan tepung terigu ke kepala teman yang sedang ulang tahun khas anak SMA. Satu hal yang pasti, tren seperti itu tak hanya ada di Indonesia, tetapi juga di Brasil sana.
ADVERTISEMENT
Jadi, begini ceritanya. Pada Selasa (12/6/2018) silam, Timnas Brasil melakukan latihan terbuka dalam persiapan Piala Dunia 2018 di training base yang berlokasi di Sochi, Rusia. Selain karena ditonton oleh ribuan suporter, hal yang membuat senyum tak pernah lepas dari wajah pasukan Tite saat melakoni latihan adalah cuaca. Cuaca di sana sangat cocok bagi orang-orang Brasil, karena dekat dengan pantai.
Nah, ketika latihan sebentar lagi tuntas, tiba-tiba saja Neymar Junior kepikiran ide jahil untuk Philippe Coutinho, sobatnya yang berulang tahun di hari itu.
Saat Coutinho sedang duduk rehat sekaligus menikmati terik matahari di tengah lapangan, Neymar pun berjalan ke pinggir lapangan untuk membuka sebuah kotak besar. Tak lama, Neymar pun berjalan mendekati Coutinho sambil menyembunyikan telur dari tangannya. Saat Coutinho sadar apa yang dilakukan Neymar, semua sudah terlambat. Plok! Telur pecah di kepala Coutinho.
ADVERTISEMENT
Rupanya, Neymar sendiri sudah mengoordinasi rekan-rekannya yang lain perihal aksi isengnya ini. Setelah Neymar, pemain lain macam Marcelo Vieira, Gabriel Jesus, Joao Miranda, dan Thiago Silva, melemparkan telur dan tepung terigu ke kepala Coutinho. Sementara, Willian Borges menyemprotkan air dari botol minumnya ke muka Coutinho.
Usai kejadian itu, gelandang Barcelona itu berusaha mengejar Neymar untuk membalas perlakuannya. Namun, karena Neymar berlari lebih kencang, Coutinho menyerah pada akhirnya. Ia pun memilih membasuh kepalanya dengan air yang ada.
Karena tepung terigu dan telur masih tersisa banyak, Neymar pun berencana untuk mencari target selanjutnya. Fagner Conserva Lemos adalah orang yang terpilih. Saat sedang duduk di tengah lapangan, Fagner pun dikerubungi para penggawa Brasil, termasuk Coutinho, sebelum pada akhirnya dia dilempari tepung dan telur.
ADVERTISEMENT
Pada akhirnya, Neymar sendiri mendapatkan balasan dari apa yang ia lakukan. Setelah Fagner dikenai tepung dan telur, Marcelo memegangi badan Neymar agar tak bisa lari. Mengetahui itu, Coutinho pun melempari telur ke kepala Neymar.
Setelah kejadian itu, semua orang duduk dan berbaring karena kekelahan. Sementara, Tite memasukkan beberapa cangkang telur yang berserakan di pinggir lapangan ke dalam tempat sampah. Mungkin, dalam benaknya Tite berpikir, "Ada-ada saja kelakuan kids zaman now!"
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan