Pencarian populer

Piala Dunia 2018: Inggris Diprediksi Gagal karena Pemain Spurs

Kane kala memperkuat Timnas Inggris. (Foto: Carl Recine/Reuters)

Tony Adams, mantan pemain kenamaan Arsenal, mengeluarkan pendapatnya soal Tim Nasional (Timnas) Inggris yang akan tampil di ajang Piala Dunia 2018 mendatang. Dia menyebut bahwa Inggris tak akan jadi juara karena satu sebab.

Timnas Inggris menjadi satu dari 32 peserta Piala Dunia 2018 yang dihelat dari Juni sampai Juli 2018 mendatang di Rusia. Jalan Inggris menjadi Rusia pun cukup apik, karena mereka memenangi delapan dari 10 laga kualifikasi Piala Dunia 2018 tanpa sekalipun menelan kekalahan.

Meski begitu, kekhawatiran tetap hadir di benak para insan sepak bola Inggris, tak terkecuali Adams yang pernah menjadi kapten Timnas Inggris di era 90-an. Dia menyebut satu faktor yang bisa saja bikin Inggris gagal memenangi trofi Piala Dunia: para pemain Tottenham Hotspur.

Di skuat Inggris yang dibawa oleh Gareth Southgate ke Piala Dunia 2018, setidaknya ada lima pemain yang berasal dari Spurs. Mereka adalah Harry Kane, Dele Alli, Danny Rose, Eric Dier, dan Kieran Trippier. Menurut Adams, ketidakmampuan mereka meraih trofi di level klub menjadi cacat yang harus diperhatikan.

"Anda harus tahu rasanya menang secara mental dan emosional. Jika tidak tahu caranya, maka Anda tidak akan pernah bisa memenanginya," ucap Adams sebagaimana dilansir oleh ESPN FC.

"Saya benar-benar khawatir kepada para pemain Tottenham ini. Saya kira mereka tidak tahu caranya menang. Memang mereka adalah pemain yang bagus, tetapi dalam beberapa momen di musim 2017/2018 ini, mereka gagal tampil apik. Ada semacam kekuatan psikis yang tidak mereka miliki," katanya menambahkan.

Selain bicara soal para pemain Tottenham ini, Adams juga mengkritik soal terlalu mudanya skuat Inggris di Piala Dunia 2018 ini. Tercatat hanya Gary Cahill yang melakoni lebih dari 50 penampilan di level internasional dalam daftar skuat Timnas Inggris kini.

Menurut Adams, tim yang biasanya memenangi Piala Dunia adalah tim yang memiliki sosok-sosok berpengalaman semisal Fabio Cannavaro di Italia atau Sergio Ramos di Spanyol. Beda hal dengan situasi Inggris menjelang turnamen di Rusia.

"Kami akan pergi ke turnamen tersebut (Piala Dunia 2018) tanpa sosok seperti (Gianluigi) Buffon, sosok seorang juara. Inggris tidak memiliki sosok seperti itu di skuatnya sekarang ini," kata Adams.

Walau begitu, pemain yang pernah membela Arsenal ini menyebut bahwa dia percaya kepada sosok Gareth Southgate, mantan rekan setimnya di Timnas Inggris. Southgate, menurut Adams, akan dapat mengeluarkan kemampuan terbaik dari para pemainnya, walau dia sendiri juga sedikit ragu Inggris bisa melangkah jauh.

"Setidaknya jika mampu sampai ke babak delapan besar, itu akan menjadi pencapaian tersendiri," ujarnya.

Memang bisa saja dianggap bahwa pendapat Adams ini muncul karena sentimen pribadinya selaku mantan pemain Arsenal kepada Spurs. Namun, bisa saja hal ini benar, karena pada musim 2017/2018 silam, Spurs kerap tergelincir dalam momen-momen penting.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: web: