Pencarian populer

Piala Dunia 2018: Southgate Janji Bikin Inggris Tampil Menghibur

Manajer Inggris, Gareth Southgate. (Foto: Reuters/Carl Recine)

Dalam sejarahnya di banyak turnamen besar dalam beberapa tahun terakhir, Inggris jarang mendapat pujian karena menampilkan permainan atraktif yang menghibur para penonton. Sebaliknya, mereka justru acap dikritik karena masih konservatif dengan 'Kick n Rush'-nya itu.

Pasukan 'Tiga Singa' pun dicap sebagai tim yang membosankan--tak menghibur. Mereka jauh kalah pamor dibanding dengan negara-negara seperti Spanyol, Jerman, Prancis, hingga Brasil yang dinilai bermain untuk menang dengan cara yang 'cantik'.

Menjelang Piala Dunia 2018, sang manajer, Gareth Southgate, ingin menghapus cap buruk itu. Dia ingin di Rusia nanti, anak-anak asuhnya bisa tampil ciamik dan menampilkan permainan yang menghibur para penonton.

"Kami berharap bisa membuat orang bekerja usai menikmati pertandingan kami, saya tahu seperti apa pengalaman di turnamen itu dan kami sangat ingin menunjukkannya. Kami tahu kami belum mentok, kami masih punya potensi, tetapi saya pikir orang-orang melihat tanda-tanda kemajuan dan menikmati cara kami bermain," ujarnya dilansir Sky Sports.

"Kami melihat sebuah tim yang menikmati kebersamaan satu sama lain, bergaul dengan baik, sangat bangga mewakili negaranya. Mereka memiliki bakat, memiliki hasrat, dan tekad yang nyata untuk bermain bagi Inggris. Kami minta orang untuk membayar orang untuk menonton sepak bola. Pada akhirnya, kami ingin menghibur mereka."

"Saya sudah bicara sebelumnya tetang ada hubungan yang putus antara suporter dan tim, dan saya merasa ada cara berbeda untuk menjembatani hal itu. Yang paling penting adalah cara Anda bermain, dan penampilan Anda, serta hasil yang Anda dapat," imbuh dia.

Selebrasi gol Harry Kane vs Nigeria. (Foto: Reuters/Carl Recine)

Keinginan Southgate memang bukan mimpi di siang bolong. Inggris di bawah arahannya memang berbeda dibanding Inggris-Inggris terdahulu. Satu hal yang paling mencolok adalah perbedaan pakem yang digunakan manajer asal Kota Watford itu.

Jika para pendahulunya lebih kerap menggunkana pola 4-4-2 klasik atau 4-2-3-1, Southgate kini bertumpu pada pola 3-4-2-1 atau 3-5-2. Dalam setidaknya 15 tahun terakhir, eksperimen yang dilakukan Southgate memang bisa dikatakan benar-benar baru.

Skuat Inggris saat ini juga dihuni oleh pemain-pemain yang memang disiapkan Southgate untuk bermain dengan pakem yang dia inginkan. Hasilnya, sejauh ini mereka tampil meyakinkan. Dari dua laga uji tanding terakhir, Jordan Henderson dan kolega terlihat siap berlaga di Piala Dunia 2018.

Dengan janjinya untuk membuat Inggris bermain lebih menghibur ketimbang biasa, akankah Southgate dan pasukannya meraih hasil lebih baik di Rusia nanti ketimbang para pendahulu?

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: web: