kumparan
13 Sep 2019 15:43 WIB

Pochettino Waspadai Momentum Kebangkitan Palace

Selebrasi gol pemain Tottenham Hotspur, Christian Eriksen. Foto: Reuters
Tottenham Hotspur belum melangkah dengan mulus di awal-awal Premier League musim ini.
ADVERTISEMENT
Dalam empat laga, Spurs hanya mencatatkan satu kemenangan. Sisanya berakhir dengan dua hasil imbang dan satu kekalahan. Imbas dari hasil tersebut, anak-anak asuh Mauricio Pochettino bertengger di posisi kesembilan dengan lima angka.
Kesempatan Spurs untuk meraih kemenangan dan memperbaiki posisinya di papan klasemen Premier League terbuka lebar. The Lilywhites akan bersua Crystal Palace di Tottenham Hotspur Stadium pada pekan kelima.
Spurs jelas di atas angin, apalagi rekor pertemuan memihak kepada mereka. Spurs selalu bisa meraih kemenangan dalam delapan perjumpaan terakhir di Premier League. Kekalahan terakhir Spurs dari Palace terjadi pada 2015. Ketika itu, Spurs kalah 1-2.
Namun, Spurs tidak bisa jemawa. Penampilan Palace di awal musim ini cukup memukau. Tim besutan Roy Hodgson menorehkan dua kemenangan beruntun dan satu hasil imbang, serta menelan satu kekalahan.
ADVERTISEMENT
Menariknya, salah satu kemenangan diraih Palace ketika bertanding di markas Manchester United. Catatan ini yang menjadi perhatian bagi pelatih Spurs, Mauricio Pochettino.
Pelatih Spurs, Mauricio Pochettino. Foto: REUTERS/Toby Melville
"Ini akan menjadi pertandingan yang berat. Palace telah memperlihatkan bahwa mereka adalah tim yang kuat, tim yang pertahanannya sulit ditembus. Tim ini bisa mengalahkan United di Old Trafford dengan skor 2-1," ujar Pochettino dilansir situsweb klub.
"Kami tahu ini akan menjadi laga yang berat. Ketika membicarakan Roy Hodgson, pembicaraan itu akan berujung pada respek. Dia manajer yang luar biasa. Dia melakukan hal fantastis di Palace dan bakal membuat pertandingan menjadi sulit," tambahnya.
Nasib baik untuk Spurs karena beberapa penggawanya sudah pulih dari cedera. Eric Dier, Ryan Sessegnon, Tanguy Ndombele, dan Kyle Walker-Pieters sudah mengikuti latihan dengan tim utama.
ADVERTISEMENT
Jordan Ayew (tengah) merayakan gol ke gawang Manchester United bersama Gary Cahill (kiri) dan Cheikou Kouyate. Foto: Reuters/Andrew Yates
Bicara soal Ndombele, kehadirannya sangat dinantikan lini tengah Spurs. Pemain asal Prancis ini memiliki kemampuan bertahan dan menyerang sama baiknya.
Satu gol dan satu assist sudah dibuat Ndombele dalam dua pertandingan bersama Spurs. Ndombele juga sudah membuat rata-rata 4 tekel, 1,5 intersep, dan 0,5 blok per laga.
"Pertama-tama, kami perlu menilai kembalinya para pemain yang cedera. Mereka sudah berlatih bersama tim tapi bukan berarti mereka bisa langsung ditampilkan. Namun, saya senang karena mereka bisa membantu motivasi tim," tutup Pochettino.
*** Pertandingan pekan kelima Premier League 2019/20 antara Tottenham Hotspur dan Crystal Palace akan digelar di Tottenham Hotspur Stadium pada Sabtu (14/9/2019). Sepak mula berlangsung pada 21.00 WIB.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan