kumparan
6 Jun 2018 19:26 WIB

Profil Tim Piala Dunia 2018: Argentina

Messi dkk. merayakan kemenangan. (Foto: Edgard Garrido/Reuters)
Ada dua trofi Piala Dunia dalam kabinet Timnas Argentina yang diperoleh pada 1978 dan 1986. Namun, hingga saat ini, belum ada lagi trofi Piala Dunia tambahan.
ADVERTISEMENT
Argentina nyaris gagal mendapatkan satu tiket untuk berangkat ke Piala Dunia 2018. Mujur bagi tim berjuluk La Albiceleste ini, mereka punya Lionel Messi yang bisa menyelamatkan dan menjaga asa untuk menyabet trofi Piala Dunia yang ketiga di Rusia. 
Argentina sendiri sudah mentas di Piala Dunia sebanyak 17 kali sejak 1930. Mereka cuma absen empat kali dalam ajang tersebut, yakni pada 1934, 1938, 1950, dan 1970 dengan alasan beragam. Pada gelaran 1934 dan 1938 mereka menolak bertanding karena tidak puas dengan pemilihan tuan rumah.
Pada 2014, Argentina hampir memasukkan trofi Piala Dunia ke dalam kabinetnya. Namun, mereka kalah dari Jerman dengan skor tipis 0-1 di partai puncak. Satu-satunya gol pada laga tersebut —yang kemudian meruntuhkan mimpi Argentina— dicetak oleh Mario Goetze pada babak tambahan. 
ADVERTISEMENT
Kegagalan tersebut mengingatkan Argentina pada Piala Dunia 1990. Sebabnya, pada periode tersebut, Argentina harus mengubur impiannya meraih trofi Piala Dunia yang ketiga usai kalah dari Jerman Barat —dengan skor 0-1 pula. 
Maka, tidak heran apabila pada Piala Dunia 2018, Messi dan kolega punya ambisi meletup-letup untuk membawa trofi dari Rusia. 
Profil Pelatih: Jorge Sampaoli
Sampaoli memberikan instruksi di sesi latihan. (Foto: Juan Mabromata/AFP)
Tidak usah mempertanyakan kualitas Jorge Sampaoli sebagai pelatih. Dia sudah beberapa kali meraih pretasi dan meninggalkan jejak di tim-tim terdahulunya. 
Tengok saja trofi Copa America 2016 yang diraihnya saat mengarsiteki Cile. Sebelum itu, Sampaoli lebih dulu membawa Cile melaju sampai babak 16 besar Piala Dunia 2014. Dua prestasi itulah yang kemudian membuat Sampaoli masuk ke dalam daftar pelatih hebat.
ADVERTISEMENT
Dua hal itu pulalah yang membuat Argentina kepincut untuk menasbihkan Sampaoli sebagai juru taktik pada Mei 2017. Sebelum menangani Messi dan kolega, Sampaoli sempat melatih Sevilla.
Sebagai seorang juru racik taktik, Sampaoli adalah penganut sepak bola ofensif. Besar kemungkinan ia akan memainkan formasi 4-3-3 dengan menggunakan Messi sebagai false nine.
Setumpuk catatan positif itu membuat Sampaoli diberi tugas yang mahaberat. Yakni, membawa Argentina juara Piala Dunia untuk ketiga kalinya. Well, mampukah Sampaoli menunaikan tugasnya? Layak dinantikan. 
Pemain Bintang
Penyerang Argentina, Lionel Messi. (Foto: Mladen Antonov/AFP)
Argentina punya sederet pemain bintang, khususnya di lini depan. Ada Paulo Dybala, Sergio Aguero, Gonzalo Hinguain, dan Messi. Pemain yang disebut belakangan masih layak untuk menyandang predikat sebagai pemain kunci. 
ADVERTISEMENT
Ya, Messi tetap jadi tulang punggung Argentina pada Piala Dunia 2018. Gelontoran prestasi yang didapatkannya bersama Barcelona diharapkan bisa menular ketika mengenakan seragam Argentina.
Namun, sampai saat ini, prestasi yang diharapkan itu belum datang juga kendati sempat menjejak babak final Piala Dunia. Messi sendiri mengakhiri musim ini di La Liga dengan sempurna. Selain membawa Barcelona keluar sebagai juara, Messi kembali menyandang status top skor setelah mengemas 34 gol.
====
*Anda bisa menyimak profil tim peserta Piala Dunia 2018 di topik: Tim Piala Dunia 2018.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·