Pencarian populer

Profil Tim Piala Dunia 2018: Spanyol

Pemain Spanyol merayakan gol. (Foto: Reuters / Javier Barbancho)
Spanyol selalu berpartisipasi di Piala Dunia sejak edisi 1978 yang digelar di Argentina. Meski demikian, dari 10 edisi yang diikuti, penampilan mereka tak pernah konsisten. Kadang mengejutkan, kadang justru gugur di fase awal.

ADVERTISEMENT
Perjalanan pertama Spanyol di Piala Dunia dimulai di edisi 1934. Tampil sebagai debutan, tim yang saat itu diasuh oleh Amadeo Garcia hanya mampu mengakhiri kompetisi di babak perempat final.

Penampilan Spanyol mulai menanjak ketika memasuki 2000-an. Setelah hanya mencapai babak perempat final di Piala Dunia 2002 dan 16 besar di Piala Dunia 2006, Spanyol berhasil menutup Piala Dunia 2010 dengan status juara.
Tentu saja kesuksesan mereka di Piala Dunia 2010 itu ada awal dan lanjutannya. Sebelumnya, mereka sukses menjuarai Piala Eropa 2008 dan setelahnya, mereka sukses memenangi Piala Eropa 2012.
Spanyol pun berada di puncak dunia. Cap sebagai tim yang kerap mentok di panggung sesungguhnya perlahan-lahan mereka tanggalkan.
Pelatih: Julen Lopetegui
ADVERTISEMENT
Pelatih Timnas Spanyol, Julen Lopetegui. (Foto: Reuters/Sergio Perez)
Julen Lopetegui memulai karier pelatih di level tim nasional dengan bertahap. Sejak menjadi staf pelatih di Spanyol U-17 pada usia 37 tahun, karier kepelatihannya menanjak. Berbagai tawaran pun datang, termasuk menjadi pelatih Real Madrid Castilla pada 2008.
Sinar Lopetegui mulai terlihat di awal 2010-an. Bersama tim junior Spanyol, ia berhasil memenangi berbagai level kompetisi. Mulai dari Piala Eropa U-19 2012 yang digelar di Estonia dan Piala Eropa U-21 2013 yang diselenggarakan di Israel.
Keberhasilan tersebut membawa Lopetegui dilantik sebagai pelatih FC Porto. Meski gagal membawa kesebelasan asal Portugal tersebut menjuarai satu pun kompetisi, namanya mulai dilirik banyak kesebelasan, salah satunya tim nasional Spanyol.

Lopetegui terpilih menjadi pelatih Spanyol setelah Vicente Del Bosque mengundurkan diri di 2016. Debutnya berakhir manis usai La Furia Roja mengalahkan Belgia 2-0. Sejauh ini, ia berhasil membukukan rasio kemenangan hingga 72,2%.
ADVERTISEMENT
Lopetegui kemungkinan akan memainkan formasi 4-2-3-1 atau 4-3-3. Jika bermain dengan opsi pertama, ada kemungkinan ia akan menempatkan Isco sebagai gelandang serang di belakang penyerang tunggal.
Kemampuan Isco menjelajah dan mencari ruang disinyalir bakal berdampak besar.
Pemain Bintang
Iniesta cetak gol bersejarah di Piala Dunia 2010. (Foto: MIGUEL RIOPA / AFP)
Spanyol punya deretan nama terbaik di kelasnya. Mulai dari David De Gea di posisi penjaga gawang, Gerard Pique dan Sergio Ramos di pos bek tengah, Sergio Busquets, Andres Iniesta, dan David Silva di lini tengah, dan Diego Costa di lini depan.
Tak hanya itu, kedalaman skuat Spanyol juga begitu mengerikan. Bagaimana tidak, masih ada nama-nama macam Isco Alarcon, Cesar Azpilicueta, Koke Resurreccion, Marco Asensio, dan Lucas Vazquez.

Berbekal nama-nama di atas, sulit untuk tidak mengunggulkan Spanyol di Piala Dunia 2018. Pertanyaannya, apakah deretan nama terbaik tersebut mampu membuat Spanyol kembali menjadi juara seperti di Piala Dunia 2010 atau justru membuat mereka gagal seperti yang dialami di Piala Dunia 2014 silam?
ADVERTISEMENT
====
*Anda bisa menyimak profil tim peserta Piala Dunia 2018 di topik: Tim Piala Dunia 2018.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan dan Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.80