Pencarian populer

Pujian dan Rasa Bangga Southgate untuk Kemenangan Perdana Inggris

Ekspresi kegembiraan Southgate. (Foto: REUTERS/Sergio Perez)

Gareth Southgate tengah senang bukan kepalang. Dia berhasil membawa Inggris asuhannya melewati laga perdana di Piala Dunia 2018 dengan kemenangan. Menghadapi Tunisia di Volgograd Arena, Selasa (19/6/2018) dini hari WIB, Inggris menang dengan skor 2-1.

Penampilan anak-anak asuhnya pun cukup impresif, terutama di babak pertama. Pasukan 'Tiga Singa' yang tampil dengan pola 3-1-4-2 itu bermain cepat dengan dominasi penguasaan bola yang menghadirkan banyak peluang emas. Sayangnya, di babak pertama, hanya satu yang jadi gol lewat Harry Kane.

Pada babak kedua, Inggris agak mengendur. Meski masih amat dominan, mereka kesulitan membongkar pertahanan rapat Tunisia dan sempat terlihat monoton dalam menyerang. Beruntung, Kane kembali hadir sebagai penyelamat dengan mencetak gol kemenangan pada pengujung babak kedua.

Selepas laga, pelatih asal Kota Watford pun meluapkan kegembiraannya. Dia menilai bahwa kemenangan merupakan bayaran atas kerja keras yang telah dilakukan ia dan anak-anak asuhnya selama menjalani persiapan untuk tampil di Piala Dunia 2018 ini.

Selebrasi gol Harry Kane. (Foto: REUTERS/Jorge Silva)

Southgate tak menyoroti penampilan impresif satu atau dua pemain seperti Kane yang diganjar gelar pemain terbaik laga atau Harry Maguire yang tak kalah tampil impresif. Baginya, kemenangan atas Tunisia adalah buah dan pembuktian dari kerja keras seluruh awak tim.

Terlebih lagi, tim Inggris saat ini dihuni oleh banyak pemain muda yang baru menjalani debut tampil di Piala Dunia. Selain itu, Southgate juga menggunakan skema dan gaya main yang benar-benar berbeda dengan gaya Inggris sebelumnya, sehingga dia benar-benar mempersiapkan pasukan agar nyetel dengan skema itu.

"Saya senang dengan cara kami terus bermain meski waktu sudah hampir habis. Kami tetap sabar, kami tak hanya menendang bola ke dalam kotak penalti. Kami pantas menang. Kami menciptakan banyak peluang, terutama di babak pertama, dan mengontrol penuh pertandingan di babak keuda," ujar Southgate dilansir BBC.

"Kami kuat dalam bola mati sepanjang laga. Bahkan jika kami seri, kami akan bangga dengan kerja kami. Kami akan menciptakan banyak peluang dengan baik dalam pertandingan lainnya. Gerakan, kecepatan, kontrol dari belakang dengan bola--itu menyenangkan. Kami menggunakannya."

Selebrasi gol para pemain Inggris. (Foto: REUTERS/Ueslei Marcelino)

"Tim yang bagus mencetak gol telat--jika Anda mendominasi bola seperti itu. Sangat sulit untuk menyoroti individu, karena ini adalah penampilan kolektif tim. Skuat telah brilian. Kami mendapat hasil ini untuk tiga pekan terakhir, tidak hanya malam ini. Ini dari semua orang yang telah bekerja keras bersama-sama," tambahnya.

Meski butuh beberapa perbaikan, terutama dalam menyelesaikan peluang, Inggris terlihat mulai menjanjikan. Asa pun membumbung tinggi dan pada laga Grup G berikutnya menghadapi Panama dan Belgia, Southgate perlu membuktikan bahwa Inggris asuhannya memang bisa mengaum di Rusia.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: web: