Pencarian populer

Resmi: Barcelona Pinjam Jeison Murillo dari Valencia

Clement Lenglet dan Gerard Pique tertunduk lesu. (Foto: Reuters/Albert Gea)

Krisis bek tengah melanda Barcelona. Kemungkinan besar musim ini telah berakhir untuk Samuel Umtiti setelah ia didera cedera anterior cruciate ligament (ACL). Umtiti sendiri merupakan bek inti Barcelona dan Timnas Prancis, yang menjadi kampiun Piala Dunia 2018.

Sementara itu, cedera juga tak henti-hentinya mengganggu laju Thomas Vermaelen. Terakhir, mantan bek Arsenal itu mengalami cedera otot pada 17 Desember silam dan diprediksi baru akan kembali ke lapangan satu bulan kemudian.

Menyisakan Gerard Pique dan Clement Lenglet sebagai bek tengah murni yang bisa diandalkan Barcelona tentu bukan kondisi yang ideal. Apalagi selain La Liga, La Blaugrana masih ingin melangkah jauh di ajang Liga Champions dan Copa del Rey. Sehingga menjadi wajar jika Barcelona kemudian bergerak aktif mencari bek, bahkan ketika bursa transfer musim dingin belum dibuka.

Christensen berebut bola dengan Calvert-Lewin. (Foto: REUTERS/Dylan Martinez)

Rumor paling kencang, Barcelona dikabarkan mengincar Andreas Christensen yang terus dicadangkan oleh manajer Chelsea, Maurizio Sarri. Padahal, Christensen tampil apik sebagai bek tengah dalam skema 3-4-3 Chelsea musim lalu, kala 'Si Biru' masih diarsiteki Antonio Conte.

Di posisi itu, Christensen menunjukkan kapabilitas dalam melancarkan operan dan juga mengantisipasi serangan. Khas betul ‘kan dengan bek-bek yang bermain untuk Barcelona?

Namun, hal mengejutkan justru terjadi. Per Jumat (21/12/2018) dini hari WIB, Barcelona mengumumkan bahwa mereka telah merekrut Jeison Murillo dari Valencia dengan status pinjaman hingga akhir musim. Jika performanya impresif, Barcelona punya opsi mempermanenkannya dengan biaya transfer sebesar 25 juta euro.

Jeison Murillo dalam sesi latihan Valencia. (Foto: Marco BERTORELLO / AFP)

Hal ini terbilang mengejutkan, apalagi performa Murillo dapat dibilang menurun jika dibandingkan dengan musim 2017/18, yang merupakan musim debutnya di Valencia. Musim lalu, Squawka mencatat Murillo menorehkan rataan aksi bertahan--yang meliputi tekel, intersep, sapuan--8 kali per laga.

Musim ini, mantan bek Inter Milan itu hanya lancarkan 3 kali aksi bertahan per laga. Walau akurasi operannya lebih dari 90%, hal ini tak bisa dibilang spesial mengingat Murillo tak bisa melancarkan operan panjang. Meski itu, catatan ini jadi cermin bahwa Murillo dapat membantu mempercepat proses serangan tim.

Dengan kondisi seperti ini, mampukah Murillo tampil trengginas di Barcelona? Jawabannya untuk sekarang, tidak. Tapi, di dunia sepak bola, segala hal bisa terjadi. Kita tunggu saja.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: web: