Pencarian populer

Robertson: Liverpool Tak Boleh Berpikir Sudah Pantas Jadi Juara

Robertson dalam sesi latihan Liverpool. Foto: Reuters/Craig Brough
Liverpool belum pantas meraih gelar juara apa pun dan mereka tidak boleh berlaga di final Liga Champions akhir pekan ini dengan beranggapan demikian. Itulah peringatan keras yang diberikan Andrew Robertson untuk rekan-rekannya.
ADVERTISEMENT
Final Liga Champions merupakan kesempatan kedua bagi Liverpool untuk meraih gelar musim ini. Di laga tersebut mereka bakal berhadapan dengan sesama wakil Inggris, Tottenham Hotspur.
Sebelumnya, Liverpool sudah gagal menjadi juara di Premier League. Padahal, mereka hanya kalah sekali dan sukses mengumpulkan 97 poin, catatan tertinggi bagi sebuah tim yang gagal menjadi juara.
Dengan raihan 97 poin tersebut kemudian muncul anggapan bahwa Liverpool sudah melakukan segalanya dengan benar sehingga berhak atas setidaknya satu trofi. Namun, Robertson tidak setuju dengan anggapan ini.
Mohamed Salah (kiri) dan Sadio Mane merayakan gol Liverpool saat menghadapi Wolverhampton Wanderers. Foto: Phil Noble/Reuters
"Aku mendengar banyak orang berkata demikian tetapi bagiku kami belum pantas memenangi apa-apa. Contohnya di Premier League. Banyak orang bilang tim yang meraih 97 poin pantas jadi juara. Faktanya 'kan tidak, karena Manchester City punya 98 angka," kata Robertson seperti ditulis ESPN.
ADVERTISEMENT
"Di akhir cerita, mereka lebih baik ketimbang kami dan kami tidak pantas mendapat apa-apa, selain hasil kerja kami di setiap pertandingannya. Jika kami memberi segalanya dan mampu menunjukkan permainan terbaik, kami baru akan pantas mendapatkan gelar tersebut. Tetapi, kalau kami berpikir bahwa musim kami sudah bagus dengan raihan 97 angka, itu artinya kami bodoh," lanjut eks pemain Hull City tersebut.
Robertson memang patut untuk waspada di final Liga Champions nanti. Sebab, Tottenham yang jadi lawan mereka itu tampil impresif sepanjang turnamen. Mereka sukses menundukkan Borussia Dortmund serta melangkahi Ajax yang sebelumnya telah menyingkirkan Juventus dan Real Madrid. Untuk meladeni Tottenham nanti, kata Robertson, The Reds perlu pendekatan yang tepat.
Pemain Tottenham Lucas Moura melakukan selebrasi usai mencetak gol ketiga bersama rekannya. Foto: Reuters/Matthew Childs
ADVERTISEMENT
"Sepanjang musim kami tampil begitu buas dan itulah yang harus kami lakukan. Meski begitu, aku sudah menyaksikan Tottenham asuhan Pochettino dalam tiga atau empat tahun terakhir. Mereka juga tim yang kejam. Cara mereka bermain begitu kejam dan bisa dengan mudah menghancurkan lawan," jelas Robertson.
"Musim lalu mereka mengalahkan kami dan apabila mereka tampil seperti itu maka laga final nanti akan jadi pertandingan yang luar biasa seru. Maka dari itu, kami harus menunjukkan pula 'kekejaman' kami. Aku percaya kami bisa melakukannya. Sekarang tinggal bagaimana kami membuktikannya di lapangan," tutupnya.
=====
*Final Liga Champions antara Tottenham Hotspur dan Liverpool akan diselenggarakan pada Minggu (2/6/2019) dini hari pukul 02:00 WIB di Estadio Metropolitano, Madrid.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan dan Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.81