Pencarian populer

Saat Menghadapi Valencia, Pogba Diminta Jadi Panutan Pemain United

Paul Pogba dan Jose Mourinho di laga Manchester United vs West Ham. (Foto: Reuters/Eddie Keogh)

Paul Pogba kembali mendapat kepercayaan dari Jose Mourinho. Ia akan turun sejak menit pertama Saat Manchester United bertandang ke markas Valencia, Estadio Mestalla, Kamis (13/12/2018) dini hari WIB, di matchday pemungkas Grup H Liga Champions.

Namun, Mourinho memberikan pesan tegas kepada Pogba bahwa kesempatan yang diberikan kepadanya harus dijawab dengan penampilan impresif dan memberi impak positif buat United. Terlebih, The Special One berencana melakukan beberapa rotasi pemain dan Pogba diharapkan bisa jadi panutan.

Bukan tanpa sebab rotasi dilakukan. United telah dipastikan lolos ke babak 16 besar karena saat ini menghuni posisi dua klasemen dengan 10 poin, terpaut 5 angka dari Valencia di peringkat tiga. United bisa saja menyempurnakan lolosnya mereka ke fase gugur dengan menjadi juara grup lantaran berjarak 2 poin dari Juventus di puncak klasemen --yang di laga lain bertandang ke markas Young Boys.

"Saya berharap Pogba bisa bermain dengan bagus dan bisa memberi impak yang baik di dalam pertandingan, serta impak bagus buat tim. Karena banyak pemain di laga nanti yang tidak punya banyak pengalaman, karena nanti ada beberapa pemain yang jarang bermain," kata Mourinho dilansir Sky Sports.

Kerap tersisihnya Pogba dari starter United disebut-sebut berangkat dari kepercayaan Mourinho yang mulai tergerus. Bahkan, jika dirunut dari awal, Mourinho sempat mengeluarkan keputusan kontroversial dengan mencopot ban kapten dari Pogba. Isu keretakan mereka kian besar jika menilik keberadaan Pogba di starting XI.

Pogba bantu United taklukkan Juventus. (Foto: Miguel MEDINA / AFP)

Ambil contoh di dua laga teraktual United. Pertama saat menjamu Arsenal pada pekan ke-15 Premier League di Old Trafford. Alih-alih menjadi 'otak' permainan tim, Pogba justru duduk di bench sampai laga berusia 75 menit. Imbasnya, ia gagal mengantarkan United memetik poin penuh karena laga berakhir imbang 2-2.

Kedua, saat melumat Fulham 4-1 di pekan ke-16, Pogba sama sekali tidak menginjakkan kaki di arena pertandingan. Seusai laga melawan Fulham, Mourinho mengutarakan alasannya membangkucadangkan Pogba dikarenakan faktor mentalitas dan integritas.

Kendati demikian, terselip optimisme dari Mourinho karena menilai Pogba punya atribut untuk menunjukkan penampilan apik. Anggapan Mourinho cukup logis. Sebabnya, Pogba tak cuma pandai menyuplai lini depan, tetapi juga rajin meneror gawang lawan. Persentase umpan sukses yang menyentuh 84,2% plus rataan 1,8 tembakan per laga di Liga Champions menjadi bukti.

"Jadi, saya berharap pemain seperti Pogba, juga pemain lain yang biasanya masuk ke dalam skuat utama dan punya pengalaman bermain lebih banyak, bisa menunjukkan penampilan di level teratas. Saya sangat berharap, dia bisa memberi impak bagus buat tim," kata Mourinho.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.31