kumparan
23 Sep 2019 9:38 WIB

Sebagai Asisten Pelatih, Akankah Ismed Bermain Lawan Barito Putera?

Pemain Persija Jakarta Ismed Sofyan saat pertandingan Liga 1 2019 Persija Jakarta melawan Bhayangkara FC, di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Sabtu (10/8). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
Pelatih interim Persija, Sudirman, belum mau membeberkan apakah dia akan memainkan asistennya, Ismed Sofyan, dalam pertandingan melawan Barito Putera, Senin (23/9/2019) sore WIB.
ADVERTISEMENT
Tengah pekan lalu Persija mengalami kekalahan dari Bali United. Itu merupakan kekalahan keenam sang juara bertahan Liga 1. Akibat dari kekalahan itu, Persija tak bisa merangkak naik dari zona degradasi.
Selepas laga itu pelatih asal Spanyol, Julio Banuelos, dipecat. Meski demikian, manajemen Persija tak mau terburu-buru mencari pengganti permanen. Untuk sementara, Sudirman dipromosikan dari tim U-20 untuk menangani tim utama.
Untuk mendampingi Sudirman, manajemen klub juga telah menunjuk dua asisten. Mereka adalah Ismed dan Antonio Claudio. Walau masih berstatus sebagai pemain, Ismed mendapat kepercayaan karena telah mengantongi Lisensi C AFC.
Pertanyaannya sekarang, akankah Ismed bermain atau akankah pemain asal Aceh itu mendampingi Sudirman di bangku cadangan? Well, pelatih 50 tahun itu sendiri belum bisa memberi kepastian.
ADVERTISEMENT
"Saya membutuhkan dia baik sebagai asisten pelatih maupun sebagai pemain. Karena saya lihat sosok dia di tim ini sangat kuat, ya, karena bisa dibilang Ismed adalah seorang leader," ujar Sudirman.
"Dan harapan saya, ya, untuk tim ini dia masih bisa dibutuhkan, tergantung dari kesiapan dia. Terus, tergantung bagaimana kita harus bermain petang nanti."
"Dan kalau memang dalam evaluasi atau analisis kita dia butuh dimainkan, ya, dia akan kita mainkan. Dan itu juga akan kita diskusikan dengan rekan- pelatih yang lain," lanjut Sudirman.
Adapun, bagi Sudirman sendiri, mendampingi Persija sebagai pelatih kepala tim utama adalah hal baru. Namun, dia menyebutkan bahwa pengalaman di tim U-20 akan banyak membantunya dalam menjalankan tugas.
ADVERTISEMENT
"Ya, memang ini jadi yang pertama saya sebagai pelatih kepala di tim senior Persija. Tapi, selama ini saya juga kan bagian dari tim Persija, terutama di tim muda. Jadi, bisa saya katakan, saya juga banyak terlibat juga dalam membantu pemain, terutama saat latihan," tutupnya.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan