Pencarian populer

Sempat Unggul, Timnas U-16 Akhirnya Kandas dari Australia

Timnas U-16 vs India. (Foto: RAVI BAHADUR RANA/AFC)

Asa Timnas Indonesia U-16 menjejak Piala Dunia U-17 2019 di Peru lenyap seusai kalah 2-3 dari Australia pada babak perempat final Piala Asia U-16 2018 di Stadion Nasional Bukit Jalil, Senin (1/10/2018) pukul 15:30 WIB.

Gol-gol Timnas U-16 dalam laga ini dilesakkan oleh Sutan Zico (17') dan Rendy Juliansyah (88'). Sedangkan trigol Australia dalam laga ini dicetak oleh Daniel Thomas Walsh (51'), Adam James Leombruno (65'), dan Noah Vinko Botic (74').

Pada babak pertama, Timnas U-16 unggul atas Australia berkat lesakkan Sutan Zico di menit ke-17. Padahal, sepanjang 45 menit pertama, Australia dapat memegang kendali permainan dan sejumlah peluang berhasil diciptakan. Akan tetapi, kiper Ernando Ari bermain apik karena beberapa penyelamatan krusial.

Selepas jeda, Australia tak menurunkan agresivitas serangan. Lewat kelincahan pemain sayap, Australia berkali-kali meneror pertahanan Timnas U-16. Akan tetapi, barisan bertahan Timnas U-16 masih sigap mengalau ancaman sang seteru.

Sedikit kebuntuan dari open play membuat Australia memanfaatkan skema bola mati untuk membidik gawang Timnas U-16. Itu terlihat pada menit ke-51. Hasil umpan silang Birkan Kirdar via bola mati berhasil disambut Daniel Thomas Walsh dengan sundulan kepala. Bola yang meluncur kencang gagal dijangkau Ernando. Skor berubah menjadi 1-1.

Timnas U-16 merespons gol tersebut melalui penetrasi M. Supriadi di menit ke-53. Dengan kecepatannya, Supriadi mampu mengelabui bek Australia dan masuk ke dalam kotak. Serangan tersebut diakhiri Supriadi dengan sepakan keras mendatar, tetapi bola masih mengenai pemain Australia.

Fakhri Husaini memberikan instruksi kala Timnas U-16 berlaga melawan Australia. (Foto: Adam Aidil Dok. AFC)

Australia berhasil membalikkan skor lewat lesakkan Adam James Leombruno pada menit ke-65. Leombruno luput dari kawalan pemain Timnas U-16 ketika menerima umpan dari lini tengah. Pemain bernomor punggung 16 itu mengakhiri peluang dengan tendangan keras mendatar ke tiang jauh.

Ketinggalan, Timnas U-16 panas. Sebagai upaya mengejar ketinggalan, Timnas U-16 menarik keluar Zico dan memasukkan M. Salman. Pergantian tersebut nyatanya tak banyak mengubah keadaan. Pada menit ke-74, Australia dapat menambah surplus gol. Noah Vinko Botic menjadi antagonis bagi Timnas U-16 setelah tembakan di dalam kotak 16 tak mampu ditepis Ernando.

Timnas U-16 hampir memangkas defisit gol lewat sepakan jarak jauh Yudha Febrian di menit ke-84. Sayang, tembakan Yudha masih meluncur tipis di atas mistar. Timnas U-16 sukses memperkecil ketinggalan pada menit ke-88. Hasil umpan panjang dari tengah berhasil mendarat di kaki Rendy Juliansyah. Pemain bernomor punggung 10 itu lansung melepaskan tendangan.

Pada masa injury time, Timnas U-16 nyaris menyamakan skor manakala tembakan Bagus di depan gawang tak melebar. Alhasil, skor 3-2 untuk kemenangan Australia bertahan sampai peluit panjang.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: web: