kumparan
19 Nov 2018 17:31 WIB

Siasat Persija Mencari Deputi Ismed Sofyan

Laga pekan ke-31 Liga 1, PSM Makassar vs Persija Jakarta. (Foto: Dok. Media Persija)
Tren negatif dengan nihil kemenangan dalam tiga laga teraktual tengah dihadapi Persija Jakarta. Maka itu, sang juru taktik, Stefano 'Teco' Cugurra, menargetkan tripoin ketika menjamu Persela Lamongan pada laga tunda pekan ke-26 Liga 1 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Selasa (20/11/2018).
ADVERTISEMENT
Membicarakan 'Macan Kemayoran' tak lepas dari topik perburuan gelar Liga 1 2018. Bagaimana tidak, saat ini Persija bertengger di peringkat kedua klasemen sementara dengan koleksi 50 poin. Ismed Sofyan cs. terpaut empat poin dari PSM Makassar sebagai pemimpin klasemen.
Namun, serangkaian hasil minor yang dicatatkan Persija dalam tiga laga terakhir, yakni 1 kekalahan dan 2 hasil imbang, membuat skuat asuhan Teco batal memangkas defisit poin dengan si pemuncak tabel.
Bayang-bayang kegagalan pun mencuat. Kendati begitu, Teco tak menaruh kegusaran. Ia tetap berambisi mengantarkan Persija menjadi kampiun musim ini.
"Besok harus kerja keras lawan Lamongan. Kalau kami bisa menang besok, kami bisa dekat (memangkas poin) dengan PSM. Kami harus kejar (itu) dengan kerja keras dan selalu menjaga jarak dengan nomor satu (pemuncak klasemen). Yang penting lagi, kami sudah balik (main) di Jakarta," ucap Teco dalam jumpa pers sebelum laga di media centre SUGBK, Senin (19/11).
ADVERTISEMENT
Yang menjadi persoalan, Persija tak bisa menurunkan starting XI terbaik. Dua pilar mereka, Andritany Ardhiyasa plus Riko Simanjuntak, sedang mengarungi Piala AFF 2018 bersama Timnas Indonesia. Belum lagi sang kapten, Ismed Sofyan, yang diragukan tampil karena faktor kebugaran.
Persija Jakarta vs PS Tira. (Foto: Dok. Media Persija)
Teco paham betul bahwa menepinya Ismed adalah kerugian. Pemilik kostum 14 itu tak cuma pandai meredam kecepatan sayap-sayap lawan, tetapi juga distributor Persija dari tepi lapangan. Oleh karena itu, Teco mesti menempuh beberapa step untuk mencari pengganti Ismed.
"Ismed sudah tak main (dalam) beberapa pertandingan. Setiap kali dia tak main, kami harus cari solusi untuk tim. Kami tak punya bek kanan. Kami coba di latihan untuk menggantikan Ismed. Lihat apakah pemain lain bisa atau tidak. Setelahnya kasih semanga biar percaya diri. Kalau itu bukan posisi asli, tapi dia punya percaya diri, dia akan bermain bagus," kata Teco.
ADVERTISEMENT
Laga pekan ke-31 Liga 1, PSM Makassar vs Persija Jakarta. (Foto: Dok. Media Persija)
Permasalahan Persija tak cuma internal tim, tetapi juga kondisi sang seteru. Ya, Persela tengah dalam performa terbaik pasca menekuk Arema FC dengan skor 4-0 pada laga teraktualnya. Kemenangan telak itu dideteksi Teco sebagai ancaman.
"Soal Persela, kami sudah lihat beberapa pertandingan Persela musim ini. Mereka punya pemain bagus. Kalau kami kehilangan bola, kami harus konsentrasi dalam membangun pertahanan dan jangan sampai kebobolan. Saat memegang bola, kerja sama tim yang sangat penting untuk mencetak gol," tutupnya.
Bagi Persija, tambahan tiga poin dapat menipiskan selisih poin mereka dengan PSM menjadi satu poin. Dengan begitu, kans Persija menjadi kampiun Liga 1 2018 terawat.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan